Paus Fransiskus: Orang Katolik korup merusak Gereja

TERBARU

Vatican PopeOrang-orang Katolik yang “korup” akan membawa dampak kerusakan serius bagi Gereja, kata Paus Fransiskus, awal pekan ini.

Dalam homilinya  pada Misa di Domus Sanctae Marthae, kediamannya, ia menjelaskan  ada “tiga jenis orang Kristen dalam Gereja: orang berdosa, orang korup dan orang saleh”.

Mengacu pada Perumpamaan tentang Talenta dalam bacaan hari itu, ia mengatakan bahwa para koruptor diwakili oleh mereka dalam perumpamaan yang ingin “menguasai kebun anggur dan telah kehilangan hubungan mereka dengan Tuhan”.

Ia mengatakan, “Orang tergelincir di atas kemandirian, kemandirian dalam hubungan mereka dengan Tuhan. Kami tidak membutuhkan Tuhan.”

“Mereka yang berdosa sama seperti kita semua, tetapi mereka telah mengambil satu langkah lebih maju, seolah-olah mereka telah mengkonsolidasikan diri mereka dalam dosa. Mereka tidak membutuhkan Tuhan! Mereka menyangkal-Nya, mereka menciptakan tuhan khusus, bahkan mereka mengklaim mereka sendiri adalah tuhan,” katanya seperti dilansir AsiaNews.it.

Ia mengatakan, “Kemandirian dari Tuhan adalah berbahaya, korup akibat orang melupakan Tuhan. Mereka telah melupakan cinta yang Tuhan telah membuat kebun anggur. Dia menciptakan mereka! Mereka memutus hubungan dengan sumber cinta ini! Dan mereka menjadi penyembah diri sendiri.  Semoga Tuhan membebaskan kita dari jalan korupsi ini.”

Di akhir homilinya, Paus Fransiskus mengajak: “Mari kita mohon kepada Tuhan hari ini menganugerahkan kasih karunia-Nya karena kita adalah orang berdosa, dan sungguh berdosa.”

Semoga Tuhan menganugerahkan rahmat-Nya agar orang tidak korup dan hidup dalam kesalehan, tambahnya. (indonesia.ucanews.com)

2 COMMENTS

  1. Kita memang orang berdosa, tapi Yesus tlah menebus dosa kita, maka kesadaran dalam mempertebal iman kepada Yesus, mari kita doakan oknum-oknum katolik yang menjadi pejabat, kita ingatkan jangan mengulangi perbuatan oknum katolik yang terlibat korupsi uang negara dan rakyat.

  2. Di Gereja banyak uang terkumpul sangat menggoda. Ada cerita tentang dugaan korupsi di sebuah paroki Keuskupan Pangkalpinang. Awalnya rencana pembangunan Gereja(gedung) memerlukan dana Rp 1,8 Milyar kemudian menjadi Rp 2,8 M dan akhirnya hampir Rp 5 M . Umat resah tapi cenderung diam. Ada juga seorang suster(katanya keponakan Uskup) yang kabur dengan pacarnya dengan membawa uang milyaran rupiah karena kebetulan dia mengurusi keuangan RS. Dan pihak Gereja cenderung membiarkan menutup dan tidak terbuka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

INFO TERBARU

TERPOPULER

ARTIKEL LAINNYA