Para Suster Pertapa OCD hadir untuk Menopang Iman Gereja KAJ

2482
Nabi Elia menghadapi nabi palsu baal di Gunung Karmel (1 Raj 9). Nabi Elia merupakan Bapa Rohani para Petapa OCD
Para Suster Pertapa OCD hadir untuk Menopang Iman Gereja KAJ
Silahkan memberi Rating!
Vikjen KAJ, Rm Samuel Pangestu, menerima 8 Suster OCD. suster ocd di jakarta, kaj, keuskupan agung jakarta
Selasa, 31 Mei 2016, delapan orang Suster kontemplatif dari Biara OCD Lembang datang mengawali pendirian Biara Kontemplatif OCD di kompleks Samadi, Klender. (foto-foto: Rm Antara, Rm Samuel dan Rm Ulun)

Kehadiran Biara Rubiah OCD di Samadi-Klender KAJ

KAJ.or.id – Dalam perjalanan sejarahnya Gereja Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) diberkati dan diperkaya dengan kehadiran para Imam, Biarawan serta Biarawati dari aneka Tarekat Religius serta pertumbuhan umat yang menggembirakan. Hingga saat ini KAJ dilayani oleh para imam Diosesan, 20 tarekat Imam, 42 tarekat suster dan 2 tarekat Bruder. Sungguh indah dan istimewa bahwa menjelang peringatan 210 tahun Gereja KAJ, Tuhan melengkapi dengan kehadiran Tarekat Suster Kontemplatif OCD (Ordo Carmelitarium Discalceatorum) untuk pertama kalinya di KAJ. Mereka hadir sebagai pendoa dan pertapa bagi Gereja, khususnya KAJ.

Pada 31 Mei 2016, delapan orang Suster kontemplatif dari Biara OCD Lembang datang mengawali pendirian Biara Kontemplatif OCD di kompleks Samadi, Klender. Setelah dua abad lebih Gereja KAJ berdiri, baru pertama kali ini telah hadir tarekat suster religius kontemplatif.

Para suster pertapa ini mengarahkan hidup untuk tugas berdoa. Berdoa bagi Gereja dan keselamatan jiwa-jiwa, para imam dan gereja lokal khususnya Gereja KAJ.

Kehadiran para suster rubiah ini juga menjadi tanda kesaksian kuat bahwa Tuhan diatas segala-galanya. Di tengah gelombang konsumerisme, sekularisasi kota metropolitan, kesaksian para suster rubiah sungguh memberi warna kedalaman iman dalam hidup keseharian.

Nabi Elia menghadapi nabi palsu baal di Gunung Karmel (1 Raj 9). Nabi Elia merupakan Bapa Rohani para Petapa OCD
Nabi Elia menghadapi nabi palsu baal di Gunung Karmel (1 Raj 9). Nabi Elia merupakan Bapa Rohani para Petapa OCD

Mari kita haturkan syukur dan sukacita kepada Allah Maharahim dengan doa agar kehadiran Biara Pertapa OCD semakin menyuburkan gereja KAJ. Selain memperkaya khasanah para pelaya pastoral di KAJ, kehadiran para suster pertapa kontemplatif juga semakin melengkapi kesatuan para pelayan pastoral dalam doa dan kerasulan. Tuhan memberkati keluarga-keluarga dan komunitas kita sekalian (+ RD. Adi Prasojo – Sekretaris KAJ). (*)

Ordo Carmelitarum Discalceatorum (OCD) acapkali disebut Karmelit Tak-Berkasut. Didirikan Santa Theresia dari Avilla & Santo Yohanes dari Salib yang membawa pembaharuan ordo Karmel. Ordo Karmel berasal dari para pertapa Gunung Karmel Palestina (1185). Mereka meneladani Nabi Elia (1 Raj 9:9-18) yang hidup dalam kesunyian pertapaan Gunung Karmel. (Rk)