Uskup Baru untuk Keuskupan Agung Pontianak dan Keuskupan Bandung

569
Uskup Baru untuk Keuskupan Agung Pontianak dan Keuskupan Bandung
Silahkan memberi Rating!

Takhta Suci menunjuk Uskup Sintang Mgr Agustinus Agus menjadi Uskup Agung Pontianak menggantikan Mgr Hieronymus Herculanus Bumbun OFMCap yang pensiun. Takhta Suci mengumumkan penunjukan ini pada Selasa, 3 Juni 2014 pk 17.00 WIB, atau pk 12.00 waktu Roma. Bersamaan dengan itu, juga diumumkan penunjukan RP Antonius Subianto Bunyamin OSC sebagai Uskup Bandung.

Mgr Agus, putra Dayak kelahiran Lintang, Kalimantan Barat, 22 Oktober 1949. Ia ditahbiskan menjadi imam Keuskupan Sanggau pada 6 Juni 1977, dan ditunjuk menjadi Uskup Sintang pada 29 Oktober 1999. Mgr Agus menerima tahbisan episkopal dari tangan Kardinal Julius Riyadi Darmaatmadja SJ, dengan pentahbis pendamping Mgr Renzo Fratini yang pada waktu itu menjadi Duta Besar Vatikan untuk Indonesia dan Mgr Hieronymus H. Bumbun OFMCap, pada 6 Februari 2000.

Mgr Bumbun pensiun pada usia 77 tahun. Ia ditunjuk menjadi Uskup Agung Pontianak pada 26 Februari 1977. Sebelumnya, ia adalah Uskup Auxilier Pontianak. Ia menerima tahbisan Uskup Tituler Capra pada 27 Mei 1976.
Dengan demikian, Takhta Keuskupan Sintang sede vacante (lowong). Saat ini, takhta Keuskupan Agung Samarinda juga lowong.

Kabar gembira diterima Gereja Katolik Indonesia. Tahta Suci Vatikan menunjuk Provinsial Ordo Salib Suci Indonesia, RP. Antonius Subianto Bunyamin OSC sebagai Uskup Keuskupan Bandung, Selasa, 3/6. Keuskupan Bandung mengalami tahta lowong sejak 2010. Selama tahta lowong, kegembalaan Keuskupan Bandung dipercayakan kepada Mgr Ignatius Suharyo.

Mgr Antonius lahir di Bandung pada 14 Februari 1968 dan ditahbiskan menjadi imam Ordo Salib Suci pada 26 Juni 1996. Sebelum diangkat menjadi uskup, beliau adalah Provinsial Ordo Salib Suci.

Selanjutnya, besok Rabu 4 Juni 2014, Kuria bersama dengan Dewan Konsultores Keuskupan Bandung akan bertemu untuk membicarakan rencana tahbisan dan hal-hal lain yang terkait dengan alih tugas penggembalaan dari Mgr Ignatius Suharyo kepada Mgr. Anton Subianto OSC. (Sumber: HidupKatolik.Com)