Home Blog Page 125

Mgr. Suharyo Menetapkan Dewan Karya Pastoral (DKP) KAJ

Keuskupan Agung Jakarta, kaj

Keuskupan Agung Jakarta, kajDalam hari studi komisi-komisi dan pemikat KAJ (Sabtu, 3/5) di Aula Bawah Paroki Katedral Jakarta, Uskup Agung Jakarta Mgr. Suharyo memutuskan menetapkan keanggotaan Dewan Karya Pastoral (DKP) KAJ. DKP ini adalah bentuk lain dari Dewan Pastoral sebagaimana diatur dalam KHK 1983 Kanon 511-514. “Setelah mendengar penjelasan dan paparan dalam hari studi ini saya tidak perlu berlama-lama lagi membentuk DKP KAJ. Embrio dari DKP adalah komisi-komisi dan pemikat yang sudah ada selama ini. Sedangkan DKP Harian adalah Tim Karya Pastoral. Saya segera akan membuat surat keputusan sekaligus melengkapi susunan DKP maupun DKP Harian ini,” jelas Mgr. Suharyo.

Sebelumnya, Rm. Purbo Tamtomo, Pr mengatakan bahwa pemilihan nama Dewan Karya Pastoral Keuskupan Agung Jakarta (DKP KAJ) untuk membedakan dengan Dewan Pastoral sebagaimana diatur dalam KHK 1983 kanon 511-514. Selain itu situasi dan kebutuhan pastoral KAJ juga ikut melatarbelakangi pembentukan Dewan Karya Pastoral KAJ  ini. Antara lain Rm. Purbo mengatakan KAJ belum mampu memenuhi tuntutan persyaratan pembentukan Dewan Pastoral Keuskupan sebagaimana ditentukan dalam KHK 1983 itu.

“Padahal kita membutuhkan kehadiran dewan seperti itu. Karena itu dengan sadar dinamailah dewan ini Dewan Karya Pastoral. Tambahan kata ‘karya’ mau menggarisbawahi fokus perhatian yang mau diemban yaitu Karya Pastoral.” Dengan istilah karya mau menujukkan bahwa suatu kebijakan pastoral harus  berlanjut dengan suatu tindakan dan gerakan bersama. Tidak cukup bila pelayanan dewan ini hanya sibuk dengan konsep-konsep pastoral yang tidak kontekstual dan realistis. Sebagai sebuah gerakan bersama (komunio/kolegialitas umat beriman) maka karya-karya ini sungguh  menghidupi semangat ini dengan mengutamakan perjumpaan dan komunikasi bersama,” tandas Rm. Purbo. Segala upaya ini, lanjut Rm. Purbo, akhirnya akan semakin mewujudnyatakan  kerajaan Allah dan kerahimanNya di dalam Gereja kita.

Setidaknya ada tiga tugas penting Dewan Karya Pastoral yang diungkapkan oleh Rm. Purbo yaitu melakukan penelitian, membuat pertimbangan menyangkut karya pastoral KAJ serta membuat kesimpulan praktis dari penelitian tersebut, yang kemudian akan disampaikan kepada Uskup untuk selanjutnya jadi rujukan keputusan untuk diwujudkan bersama.

Untuk lebih mematangkan pembentukan DKP KAJ ini, Rm. Adi Prasojo menawarkan sebuah organikgram DKP untuk KAJ. “Paroki tetap menjadi fokus pelayanan. Kehadiran DKP ini untuk membantu uskup melayani paroki. Untuk itu perlu  ada perangkat-perangkatnya (seperti dewan konsul, dewan pertimbangan, dewan keuangan, dsb) agar uskup memberi keputusan komprehensif. Karena itu uskup akan menjadi penggerak DKP,” jelas Rm. Adi. Untuk itu DKP perlu didukung oleh DKP  Harian serta sekretariat bersama komisi-komisi dan pemikat guna memudahkan koordinasi.

Rm. Adi mengusulkan agar sekretariat DKP ditempatkan di UUP Samadi Klender yang sekaligus akan menjadi pusat pastoral KAJ. Dengan demikian  Direktur Samadi bisa sekaligus menjadi sekjen DKP. Sedangkan untuk menjadi ketua DKP, Rm. Adi mengusulkan Vikjen atau langsung Uskup.

Melihat apa yang selama ini telah dilakukan Tim Karya Pastoral, rasanya tidak ada masalah jika tim tersebut menjadi DKP Harian KAJ. Seperti diungkapkan oleh Felix Iwan Wijayanto, sekretaris Vikjen KAJ (saat ini sekretaris DKP KAJ) bahwa apa yang dikerjakan Tim Karya Pastoral selama ini sudah mirip dengan tugas-tugas yang diusulkan Rm. Purbo mapun Rm. Adi.  Felix mengutip surat  pengangkatan dan pengangkatan kembali anggota Tim Karya Pastoral per 30 sept 2013: Tugas tim karya pastoral memberi usul, saran dan pertimbangan kepada uskup dalam memberi pelayanan kepada umat KAJ. “Ada sumbangan gagasan. Namun setelah berjalan ternyata tidak cukup hanya gagasan. Ada muncul kebutuhan dalam tataran pelaksanaan. Contoh lain Tim Karya Pastoral juga telah menghasilkan Ardas 2011-2015, Pedoman Dasar Dewan Paroki tahun 2014, Draf Pedoman reksa pastoral komisi 2014 dan menyiapkan draf gerakan pastoral tahunan. Jadi Tim Karya pastoral tidak sekedar memberi gagasan tetapi juga ikut melaksanakan dan menyosialisasikannya ke paroki-paroki dan kegiatan lainnya,” ungkap Felix.

Rm. J. Subagyo, Vikjen KAJ juga mengatakan bahwa gagasan menghadirkan DKP ini guna melengkapi pelayanan keuskupan kepada umatnya. “Agar semakin mewujudnyatakan semangat gembala baik yang murah hati itu dalam semangat kebersamaan (komunio). Semua fungsi baik komisi maupun pemikat maupun tim khusus dapat semakin berperan sebagai animator, inspirator, koordinator dan fasilitator dalam menggerakkan paroki-paroki  menuju pelayanan yang lebih baik kepada umat,” tegas Rm. Bagyo.

Mengutip pernyataan Jan Hendrikcx, Rm Bagyo menekankan perlu adanya semacam corporate culture seperti yang berlaku  di setiap perusahaan. “KAJ telah merumuskan nilai utama yang dijunjung yaitu menjadi gembala yang baik dan murah hati. Bagaimana ini kita wujudkan dalam setiap gereja melalui berbagai pelayanannya. Apa saja yang dibutuhkan untuk lebih memudahkan kita mencapai jati diri itu. Sekretariat Bersama telah memulai menggagas  pelayanan yang excellent. Bagaimana hal ini bisa menular ke semua pihak termasuk para romo, dewan paroki, ketua lingkungan?” tegas Rm. Bagyo.

Menutup Hari Studi Komisi-komisi dan Pemikat KAJ 3 Mei 2014 Mgr. Suharyo berharap kehadiran DKP dan DKP Harian akan semakin memadukan karya antara komisi-misi dan pemikat. “Dengan disebut sebagai dewan berarti semua pihak dalam dewan akan bekerja bersama dengan predikat kepemimpinan partisipatif. Kita harapkan dewan ini bisa bertemu setiap tiga bulan sekali,” ungkap Mgr. Suharyo. Segala karya dan kebijakan dewan ini  akan dibuat dan dilaksanakan berbasis data bahkan melalui proses penelitian yang ilmiah. “Tetapi gereja bukan seperti perusahaan. Pimpinannya adalah Roh Kudus. Roh Kudus bergerak kemana dia mau. Artinya disana ada unsur ketidakpastian. Karena itu saya mengambil istilah manajemen heordik artinya yang tidak mutlak dan yang tidak pasti. Kita merencanakan tetapi sekaligus kita juga harus mengikuti gerakan roh. Saya sekedar mengingatkan supaya kita jangan frustrasi kalau suatu saat hasil penelitian itu tidak sesuai,” tandasnya.

Uskup lalu memberikan contoh  panggilan Abraham. Dia disuruh ke suatu negeri yang tidak pasti. Yang pasti dia diminta meninggalkan tempatnya yang saat itu. “Maka menurut saya manajemen heordik menjadi hakekat gereja. Paus Fransiskus sesudah terpilih menjadi paus mengatakan: mari kita berjalan bersama (sinode) menuju ke depan meninggalkan kemapanan kita menjadi Gereja yang tidak introvert. Berjalan menuju mereka yang tersingkir dan terpinggirkan. Banyak orang tersingkir baik di dalam Gereja maupun dalam masyarakat. Tersingkir dari gereja karena berbagai aturan yang membuat mereka  tidak terlayani. Karena itu Gereja perlu mewujudkan kerahiman Tuhan. Gereja harus berjalan diurutan paling depan dalam berbagai urusan,” tandasnya.

Sonar Sihombing, Komisi Komsos KAJ

Seminar “Catholic Leaders Inspiration”

Catholic Leaders Inspiration

Catholic Leaders Inspiration

Komunitas Sudara (Sumber Daya Rasuli), wadah HRD Katolik KAJ akan mengadakan Misa & Seminar “Catholic Leaders Inspiration-Semakin Bersaudara, Semakin Melayani” dalam rangka Ulang Tahun ke-20. Sudara mengundang para pastor, pengurus Dewan Paroki, dan umat untuk hadir dalam acara ini.

Narasumber:
1. RD Lili Tjahjadi (Rektor STF Driyarkara)
2. Ignasius Jonan (CEO PT Kereta Api)
3. Josef Bataona (HRD Director PT Indofood) & pembicara lainnya.
Hari, tanggal: Sabtu 10 Mei 2014
Waktu: jam 08.00-17.00
Tempat: di Aula Gereja Katedral Jakarta.
Informasi dan tiket:
1. Jansi Kuntag (0878-4690-9364; ykuntag@yahoo.com)
2. Lusia Ria (0815-7145-446; ria.asyanti@gmail.com)
(Panitia juga berupaya menyediakannya di pintu depan gereja).
Investasi: Rp. 300.000,-/orang
*mohon menyebarluaskan undangan ini kepada umat

Paus Francis Mendoakan Perdamaian di Ukraina dan Korban Longsor di Afganistan

Paus Francis Mendoakan Perdamaian di Ukraina, Paus mendoakan Korban Longsor Afganistan, paus berdoa angelus, paus berdoa regina Coeli, paus fransiskus, vatikan

Paus Francis Mendoakan Perdamaian di Ukraina, Paus mendoakan Korban Longsor Afganistan, paus berdoa angelus, paus berdoa regina Coeli, paus fransiskus, vatikanBerbicara kepada umat beriman yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus (Minggu, 4/5) saat Ibadah Siang Regina Coeli (menggantikan Ibadah Angelus saat masa Paskah), Bapa Suci berkata, “Saya ingin mengundang Anda untuk mempercayakan kepada Bunda Maria situasi di Ukraina, di mana ketegangan terus berlanjut.” Bapa Suci melanjutkan dengan mengatakan, “saya berdoa bersama Anda untuk para korban beberapa hari terakhir ini, memohon agar Tuhan menanamkan perdamaian dan persaudaraan di hati semua orang.”

Bapa Suci juga meminta doa bagi para korban tanah longsor yang menewaskan lebih dari 2 ribu orang di desa Afghanistan dekat perbatasan dengan Tajikistan, Jumat pekan lalu. Seperti diberitakan misalnya dalam news.metrotvnews.com bahwa kini para tim bantuan longsor Afganistan sudah menghentikan pencarian ribuan korban yang hilang tertimbun longsor. Dan tempat itu pun menjadi kuburan massal yang penuh dengan kepedihan.

“Mari kita berdoa juga,” ajak Bapa Suci, “bagi mereka yang meninggal karena longsor besar yang melanda sebuah desa di Afghanistan, dua hari yang lalu (2/5).”

Paus kemudian berdoa, “Semoga Allah Yang Mahakuasa, yang mengetahui setiap nama dari korban-korban, menyambut mereka semua dalam damai-Nya, dan memberikan keselamatan jiwa kepada mereka. Dan bagi mereka yang merasa kehilangan diberi kekuatan untuk bangkit, dengan dukungan dari mereka yang berusaha untuk meringankan penderitaan mereka. Amin” (News.Va)

Misa Perayaan Syukur Kanonisasi Yohanes XXIII dan Yohanes Paulus II di TMII, Jakarta

Paus Yohanes Paulus II dan Paus Yohanes XXIII diberi gelar santo oleh Paus Fransiskus dalam sebuah upacara yang digelar di Vatikan pada Hari Minggu (27/4). Perayaan Syukur Kanonisasi ini dirayakan oleh KAJ dengan sebuah Misa Syukur di Gedung Sasono Langen Budoyo di komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Senin sore.

Lebih dari 1.600 umat Katolik dari berbagai paroki di KAJ menghadiri Misa yang diawali dengan prosesi patung kedua santo dari Gereja Katolik Santa Catharina yang juga berada di komplek TMII, Jakarta Timur.

Secara khusus Indonesia melalui Presiden Pertama RI, Ir. Sukarno, pernah berkunjung ke Vatikan (1959), melakukan audiensi dengan Yohanes XXIII, yang saat itu menjadi Paus. Sedangkan Yohanes Paulus II pernah berkunjung ke Indonesia tahun 1989.

Suster Vincentia HK mengatakan bahwa ia mengenang Paus Yohanes Paulus II sebagai “duta perdamaian.” “Ketika dia hadir, para tokoh agama menyambutnya. Dia bisa berdialog, berdiskusi dengan agama-agama lain,” katanya.

Theophilus Bela, ketua Forum Komunikasi Kristiani Jakarta (FKKJ), mengatakan bahwa kunjungan St. Yohanes Paulus II ke Indonesia mendorong umat Katolik untuk mengupayakan secara aktif dialog dengan umat Islam.

“Kunjungan dia meneguhkan upaya kita untuk berani menjangkau sesama saudara dari agama lain. Kita di Indonesia sudah menjiwai hal itu, dengan kuatnya komitmen kita untuk menjalin relasi dengan kelompok seperti Islam yang adalah mayoritas, meski memang upaya kita tidak selalu mudah,” katanya.

St. Yohanes Paulus II melakukan kunjungan pastoral selama lima hari ke Indonesia pada Oktober 1989. Selain Jakarta, ia juga mengunjungi Yogyakarta, Maumere di Nusa Tenggara Timur, dan Dili, yang dulu adalah ibukota Propinsi Timor Timur. (Indonesia.Ucanews.Com)

Lokarkarya Komposisi Nyanyian Liturgi Anak

Lagu-Lagu Bina Iman Anak, komisi liturgi kaj, Komponis lagu liturgi Anak, Aktivis bidang musik Liturgi Paroki, dan/atau Aktivis BIA Paroki, Lokarkarya Komposisi Nyanyian Liturgi Anak,

Selama ini Lagu-Lagu Bina Iman Anak berciri khas Gereja Katolik masih kurang dihidupkan, oleh sebab itu Komisi Liturgi KAJ bekerjasama dengan Seksi-Seksi Liturgi Paroki dengan ini mengadakan “Lokarkarya Komposisi Nyanyian Liturgi Anak” demi mensinergiskan semangat para Komponis Lagu Katolik.

Peserta : Komponis lagu liturgi Anak, Aktivis bidang musik Liturgi Paroki, dan/atau Aktivis BIA Paroki. Diharapkan Setiap Paroki dapat mengirimkan 2 orang peserta.

Kriteria Peserta:
Dapat membaca dan menulis not angka atau not balok
Berdomisili di KAJ
Usia peserta tidak dibatasi
Pernah mencoba menulis atau mengarang lagu liturgi utk anak

Waktu Kegiatan (2 Gelombang):
1.16-18 Mei 2014 di wisma Canossa Bintaro utk paroki2 di dekenat Barat I, Barat II, Selatan dan Tangerang (pendaftaran paling lambat tgl 10 Mei 2014)

2.30 Mei -01 Juni 2014 di Wisma Samadi Klender utk paroki2 di dekenat Bekasi, Utara, Timur dan Pusat (pendaftaran paling lambat tgl 20 Mei 2014)

Kontribusi : Rp 500rb/org

CP: Refi -085715221815; Wena – 081284130822; email : kajkomlit@gmail.com

RANGKAIAN PERAYAAN SYUKUR di KAJ atas kanonisasi:   SANTO YOHANES XXIII  & SANTO YOHANES PAULUS II

double_popes
1. Menerbitkan buku saku “BRINGING UP TO DATE” ditulis oleh para Imam Diosesan KAJ dan dibagikan ke seluruh paroki.
2. NOVENA di seluruh Gereja KAJ yang dimulai sejak JUMAT AGUNG sampai MINGGU KERAHIMAN ILAHI.3. KATEKESE UMAT dalam bentuk audio-visual yang disebar-luaskan via media sosial:
“APA ITU KANONISASI & TAHAPANNYA”  oleh RD YUSTINUS ARDIANTO
Silakan Klik: http://www.youtube.com/watch?v=XkP3JX7SqU0&sns=em
“REFLEKSI PERAYAAN ORANG SUCI” oleh  RD Y. SULISTIADI
Silakan Klik: http://www.youtube.com/watch?v=4NoyZgB5j2Y&feature=youtu.be
“PERAN SANTO-SANTA DALAM GEREJA” oleh RD RUDI HARTONO
Silakan Klik: http://www.youtube.com/watch?v=qNrKeVVMHBk
“DUA PAUS PEMBARU GEREJA” oleh RD Y.SULISTIADI
Silakan Klik: http://www.youtube.com/watch?v=xPYzQYeo8Q8
“SEKILAS JEJAK PAUS YOHANES XXIII” oleh RD JOSEP SUSANTO
Silakan Klik: http://www.youtube.com/watch?v=_Ohtq3vIjuc
“SEKILAS JEJAK PAUS YOHANES PAULUS II” oleh RD SRIDANTO ARIWIBOWO
Silakan Klik: http://www.youtube.com/watch?v=6P2YF0kXG_k
4. Menyaksikan siaran langsung  Upacara Kanonisasi dari Vatikan melalui media elektronik maupun live stream, baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama.
Silakan klik detik-detik penetapan 2 Paus menjadi Santo: http://www.youtube.com/watch?v=dkxVT_sFkD8
5. Ada Paroki maupun Komunitas yang membuat Seminar/Sarasehan.
6. PAMERAN DUA PAUS PEMBARU GEREJA di GEREJA ST. KATARINA TMII, 28 APRIL.
7. Puncak Perayaan Syukur di TMII pada SENIN, 28 APRIL PK. 17.00. Upacara akan diawali dengan PROSESI dari tempat PAMERAN 2 PAUS di GEREJA ST. KATARINA TMII menuju GEDUNG SASONO LANGEN BUDOYO TMII. Konselebran Utama Mgr. Ignatius Suharyo. Akan dihadiri lebih dari 1000 undangan perwakilan paroki se-KAJ.
Mohon broadcast sekilas info ini agar semakin banyak Saudara-Saudari kita yang turut bersyukur. Terimakasih.
Tuhan memberkati Anda sekeluarga. Amin

Ziarah PEMIKAT KAJ 14 – 18 MEI 2014

“Kami mendampingi anda yang rindu menikmati indahnya ziarah rohani; menimba air kehidupan dalam keheningan”

ZIARAH PEMIKAT KAJ
14 – 18 MEI 2014
Berangkat 14 Mei 2014, Pk. 19.00 WIB
dari Gereja Katedral Jakarta

Info Pendaftaran:
Gedung Karya Pastoral (GKP) KAJ: (021) 351-9193, eks. 205
A. Sabardi: 0813-98549819

Ziarah KAJ Rev02_21022014

AGENDA KAJ: “Syukur Atas Kanonisasi 2 Paus”

 
 

Blesseds John XXIII and John Paul II. (CNS photo)

Rangkaian program “Syukur atas Kanonisasi Paus Yohanes XXIII dan Paus Yohanes Paulus II” di KAJ dimulai dengan pembagian buku kumpulan tulisan singkat para Imam Diosesan KAJ tentang kedua Paus kepada seluruh umat. Buku itu juga menjadi bahan renungan dan doa Novena yang dimulai pada Jumat Agung.

Disosialisasikan juga melalui jejaring sosial, Youtube, dan Pameran. Upacara Kanonisasi atau penetapan 2 Paus menjadi Santo dilangsungkan di Vatican oleh Paus Fransiskus bertepatan dengan hari Minggu Kerahiman Ilahi (27/4). Puncak perayaan syukur di KAJ berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (28/4).

Diawali dengan prosesi dari Gereja St. Catharina, TMII (di tempat ini Paus Yohanes Paulus II pernah berkunjung) menuju ke Sasono Langen Budoyo TMII untuk perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Mgr. I. Suharyo. Dihadiri lebih dari 1000 umat perwakilan dari seluruh paroki.

 
 

Camping Rohani PEMIKAT KAJ 2014

 

Bagi sobat semua yang bersekolah di SMP Negeri atau SMP Swasta Non-Katolik, mari bergabung bersama kami dalam acara tahunan KAJ yang asyik dan seru di waktu liburan kalian, Camping Rohani PEMIKAT KAJ 2014:

 
Poster Camping Rohani Pemikat KAJ 2014-

Undangan Seminar Sehari: “Pelayanan Sepenuh Hati”

 
 

Logo App 2014

“Pelayanan Sepenuh Hati”, demikian tema seminar sehari dalam rangka merayakan Tahun Pelayanan 2014, yang diadakan oleh Forum Sekretariat Dekenat Barat II yang berkumpul dalam Komunitas SUDARA (Sumber Data Rasuli) dan dibimbing oleh Rm. Yohanes Subagyo PR, Vikjen KAJ.

Seminar ini dijiwai oleh semangat pelayanan Gembala Baik yang murah hati, didorong untuk memeriahkan Tahun Pelayanan 2014 dan dipicu oleh fakta meningkatnya kualitas pelayanan prima (service excellence) di banyak lembaga pelayanan publik. Kegiatan diadakan pada Selasa, 29 April 2014, Pk. 08.00, di Aula Besar Paroki Katedral Jakarta dengan narasumber Team SUDARA.

Info lengkap hubung: Sr. Natalia Dhelpina HK: 0813 8599 3434 dan Ernest Agus Salim: 0818 0889 8861.

Terbaru

Populer