Program BKSY bagi Mereka yang Kecil, Lemah, Miskin, Terpinggirkan dan Difabel di KAJ
Silahkan memberi Rating!

HIDUPKATOLIK.Com - Mgr-Suharyo-sebagai-peserta-pertama-Program-BKSY-membayar-iuran-premi

“Menjadi orang Katolik tidak boleh netral, tetapi harus berpihak yaitu kepada yang KLMTD (Kecil, Lemah, Miskin, Terpinggirkan dan Difabel)… Hendaknya kamu berbelarasa sama seperti Bapamu berbelarasa,” tegas Uskup Agung Jakarta, Mgr. I. Suharyo saat meresmikan program belarasa Keuskupan Agung Jakarta, yang diberi nama “Berkhat Santo Yusup (BKSY)” di aula Paroki Katedral Jakarta (30/11/2013).

Nama ini berasal dari kepanjangan “Belarasa Kesehatan dan Kematian”, sedangkan Santo Yusup digunakan sebagai nama Santo Pelindung program tersebut.  Program BKSY merupakan program santunan kesehatan dan kematian bagi para anggotanya. Tujuan utama program ini adalah menghadirkan Kerajaan Allah secara konkrit kepada umat yang sangat membutuhkan bantuan pada saat mengalami kesusahan karena sakit atau meninggal.

BKSY terinspirasi dari kisah Injil “Orang Samaria yang Baik Hati” (Luk 10:33 dan 36), sekaligus menerjemahkan amanat Arah Dasar Pastoral KAJ (2011-2015) yang mencita-citakan bertumbuhnya iman kepada Yesus Kristus, membangun Persaudaraan Sejati melalui Pelayanan Kasih di Masyarakat. BKSY berharap agar dengan iuran tak terlalu besar, umat bisa mendapat manfaat yang besar.

Hanya dengan iuran Rp 80.000,-/tahun Anda akan mendapatkan santunan Rp 100.000,-/ hari untuk rawat inap jika sakit dan santunan Rp 10 Juta bagi ahli waris jika meninggal dunia akibat kecelakaan, sakit, atau lanjut usia. Itulah program BKSY yang bekerja sama dengan Asuransi Central Asia (ACA).

Program yang didorong oleh Bapak uskup ini adalah gerakan nyata di bidang kesehatan dan kematian khusus bagi umat Katolik sebagai alat peduli dan berbagi terutama kepada yang KLMTD (Kecil, Lemah, Terpinggirkan, Difabel). Wadah bagi semua umat, khususnya bagi yang mampu, bukan hanya menjadi peserta aktif tetapi juga mau menjadi Penyandang Dana Iuran bagi mereka yang kurang mampu di lintas Lingkungan, Wilayah maupun lintas Paroki. Paroki Pionir yang ikut mengawali program BKSY, yaitu St.Servatius Kampung Sawah, Kalvari Lobang Buaya, St.Maria Regina Bintaro Jaya, St Perawan Maria Ratu Blok-Q, St Barnabas Pamulang, St Fransiskus Asisi Tebet, St.Bartolomeus Galaxi.

Untuk info lebih lengkap dan ingin menjadi anggota dan penyantun iuran dalam program bela rasa BKSY ini, silakan hubungi Sekretariat BKSY KAJ (Berkhat Santo Yusup Keuskupan Agung Jakarta), Jl. Masjid V No. 18, Penjompongan Jakarta Pusat; telp: 021-3686 5542.