MENYANYI SUKACITA DI SEPANJANG USIA Festival Koor Lansia Simeon Hana Antar Paroki se Dekenat Tangerang I

Populer

Tangerang – Bernyanyi bukan saja sekedar aktivitas menyenangkan tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan khususnya bagi kaum lanjut usia (lansia). Selain meningkatkan suasana hati dapat memberi dampak positif bagi kesehatan baik fisik maupun mental.

Untuk itu Komunitas Lansia Simeon Hana Dekenat Tangerang I menyelenggarakan Festival Koor Lansia pada Sabtu (1/8/2026) bertempat di Gereja St. Agustinus Karawaci Tangerang, bertepatan pula dengan peringatan Ulang Tahun Paroki Karawaci ke 38 tahun. Festival ini diikuti kelompok koor dari 6 Paroki : Paroki Tangerang, Paroki Karawaci, Paroki Kutabumi, Paroki Citra Raya, Paroki Curug dan Paroki Pinang di Dekenant Tangerang 1 Keuskupan Agung Jakarta.

Acara ini dihadiri dan dibuka oleh Romo Aloysius Susilo Wjoyo, Pr moderator Komunitas Lansia Simeon Hana KAJ didampingi Ketua Umum Laurensius Irwan, Pembina Yohanes Surya serta pengurus dan didampingi pula Rm Eduardus Pausta, OSC pastor rekan dan dukungan dari pastor kepala Paroki Karawaci Rm Stefanus Suwarno, OSC

Dalam sambutan Rm Bambang Ponco Santosa, SJ selaku moderator Dekenat Tangerang 1 yang dibacakan oleh Rm Eduardus Pausta, OSC yang akrab dipanggil Rm Edo, menyampaikan beberapa manfaat bernyanyi terutama bagi lansia :

Meningkatkan kekuatan paru-paru

Bernyanyi secara rutin dapat membantu penderita penyakit paru-paru merasa lebih lega. Beberapa studi menunjukkan bernyanyi bisa memperbaiki kapasitas paru-paru, membantu pernafasan dan meringankan gejala yang berkaitan dengan penyakit pernafasan serius

Mengatasi demensia

Penelitian yang dilakukan ahli saraf Nina Kraus dari Universitas Northwestern menemukan, bernyanyi berhubungan erat dengan peningkatan fungsi otak, terutama pada sistem memori. Musik dan suara telah berevolusi selama ribuan tahun dan dapat merangsang bagian-bagian otak yang berperan dalam pengenalan dan ingatan sehingga membantu penserita demensia

Meningkatkan kesehatan mental

Sebuah penelitian dari University of East Anglia, Inggris, menemukan bernyanyi bersama dalam kelompok berdampak luar biasa pada kesehatan mental. Aktivitas ini membantu orang merasa lebih diterima secara sosial, meningkatkan kepercayaan diri dan meredakan perasaan cemas atau depresi

Mengurangi kesepian

Bergabung dalam paduan suara atau kelompok musik dapat membantu lansia mengatasi rasa kesepian. Bernyanyi menciptakan interaksi sosial yang menyenangkan. Aktivitas ini efektif membantu orang merasa lebih terhubung dengan orang lain.

Merangsang produksi hormon bahagia

Ketika bernyanyi, tubuh melepaskan hormone endorphin yang memicu perasaan bahagia, mirip seperti saat tertawa atau menikmati makanan favorit. Ketika bernyanyi hormon oksitosin atau disebut “hormon cinta” dilepaskan sehingga meningkatkan perasaan positif. Bernyanyi secara rutin terbukti menurunkan kadar hormon stress (kortisol)

Potensi mencegah kanker

Penelitian dari Tenovus Cancer Care dan Royal College of Music menemukan, bernyanyi dalam kelompok selama satu jam dapat merangsang produksi protein yang dapat membantu tubuh melawan kanker. Aktivitas ini mampu mengurang tingkat stress, yang memiliki efek baik dalam menjaga keseimbangan kesehatan tubuh.

Terbukti festival koor lansia ini mendapat respon positif dari Rm Aloysius Susilo Wijoyo, Pr dengan memberikan pengarahan atau evaluasi atas penampilan peserta. Beliau berharap festival ini dapat diselenggarakan oleh setiap dekenat komunitas lansia se Keuskupan Agung Jakarta.

Komlan Dekenat Tangerang I yang mempelopori festival ini, menyelenggarakan acara dengan konsep festival dan bukan sebagai ajang persaingan atau lomba tetapi memberi penghargaan atas prestasi dari setiap kelompok peserta.

Pada festival ini, setiap paroki mengirimkan kelompok koor dan juri yang akan menilai penampilan peserta dalam menyanyikan lagu wajib Mars Lansia dan lagu pilihan. Juri yang mewakili setiap paroki terpilih dengan latar belakang akademisi dan praktisi yang berpengalaman, memberi penilaian dengan kriteria : penampilan, kostum, harmonisasi, kekompakan, dirigen dan interpretasi dan terpilih :

Penampilan terbaik : Paroki Kutabumi

Kostum terbaik : Paroki Karawaci

Harmonisasi terbaik : Paroki Curug

Kekompakan terbaik : Paroki Citra Raya

Dirigen terbaik : Paroki Tangerang

Interpretasi terbaik : Paroki Pinang

Juri berunding dan memutuskan Paroki Kutabumi meraih Piala Bergilir Festival Koor Lansia tahun 2026. Diharapkan festival ini dapat terus berlanjut diselenggarakan pada tahun-tahun mendatang. Acara berlangsung meriah, penuh keakraban dan kebersamaan dan sukacita tanpa persaingan, karena semua peserta telah menampilkan yang terbaik.

 

Komunitas Lansia Simeon Hana Dekenat Tangerang I

Atiek

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RADIO LINE KAJ

INFO TERBARU

TERPOPULER

ARTIKEL LAINNYA