Bacaan I : Kej 21: 5.8-20
Mazmur Tgp : Mzm 34: 7-7.10-11.12-13
Injil : Mat 8: 28-34


“Membukakan Jalan bagi Orang Lain”



Mungkin, ketika masa kecil, kita sering ditakut-takuti oleh orang lain akan suatu tempat, sikap atau orang tertentu. misalnya ungkapan “awas lho! nanti…..“, “hati-hati loe, nanti…“ yang disertai dengan gestur yang menakut-nakuti. Ungkapan-ungkapan ini membatasi diri dan menjadi peringatan yang berlebihan. Tak hanya itu, peringatan yang berlebihan ini akan membuat kita menjadi khawatir berlebihan sehingga membuat kita sulit untuk maju atau berkembang.

Dalam Injil hari ini, Yesus menyembuhkan dua orang yang kerasukan setan di daerah orang Gadara. Jalan di daerah tersebut jarang dilalui orang karena mereka takut. Mereka yang hendak melewati jalan tersebut harus menerima resiko besar karena ancaman dua orang tersebut. Yesus datang ke tempat itu dan menyembuhkan mereka. Tidak hanya memberi kesembuhan, Yesus menyucikan jalan dari ancaman setan, membuka jalan bagi semua orang dan menghilangkan resiko besar yang ada.

Kita semua dipanggil untuk memiliki sikap seperti Yesus, yaitu mempermudah jalan bagi orang lain untuk bertumbuh. Kadang kita ingin memberikan peringatan bagi orang lain tetapi karena terlalu berlebihan malah membuatnya menjadi takut. Pengalaman hidup kita bisa menjadi modal untuk mengajarkan dan membantu orang lain untuk tumbuh-kembang yang baik. Maka, kita belajar dari Yesus untuk membantu orang mendapatkan hidup yang lebih baik dan membukakan jalan bagi mereka.

Tuhan memberkati.
AL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here