Home Blog Page 98

Buka Bersama FKHK: Merajut Silaturahmi Lintas Agama

ceramah pada Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh FKHK (Forum Komunikasi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan) Dekenat Jakarta Timur bertempat di Aula Gereja Paroki Keluarga Kudus Rawamangun, Jakarta Timur pada hari Selasa (21/6/2016)

ceramah pada Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh FKHK (Forum Komunikasi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan) Dekenat Jakarta Timur bertempat di Aula Gereja Paroki Keluarga Kudus Rawamangun, Jakarta Timur pada hari Selasa (21/6/2016)
Ceramah pada Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh FKHK (Forum Komunikasi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan) Dekenat Jakarta Timur bertempat di Aula Gereja Paroki Keluarga Kudus Rawamangun, Jakarta Timur pada hari Selasa (21/6/2016)

KAJ.or.id – “Saling hubungan antar umat Islam dan Nasrani itu bukan barang baru. Justru antar umat beragama tidak saling berkomunikasi adalah hal yang aneh karena sejarah telah membuktikannya”. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua PBNU, H. Nusron Wahid, SE.,MSE dalam memberikan ceramah pada Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh FKHK (Forum Komunikasi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan) Dekenat Jakarta Timur bertempat di Aula Gereja Paroki Keluarga Kudus Rawamangun, Jakarta Timur pada hari Selasa (21/6/2016).

“Saling hubungan antar umat Islam dan Nasrani itu bukan barang baru. Justru antar umat beragama tidak saling berkomunikasi adalah hal yang aneh karena sejarah telah membuktikannya”

Nusron menegaskan bahwa hal yang menyebabkan kecurigaan – kecurigaan antar umat itu tidak lain karena warisan kolonialisme. Kolonialisme Belanda di zaman itu sangat erat dengan politik de vide et impera (pecah belah) maka agama menjadi isu yang paling mudah untuk diadu domba. Upaya adu domba itu bertujuan supaya bangsa Indonesia tidak akan pernah merdeka sebagai bangsa yang maju, beradab dan besar.

Beberapa narasumber Ketua PBNU, H. Nusron Wahid, SE.MSE; Romo Antonius Suyata MSF; Ketua FKHK AY. Suyoto; Rm. Philipus Aditya Subono SCJ dan Rm. FX. Widyatmaka, SJ, Drs. AH. Yuniadi MM (Bimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta) & William Yani (Anggota DPRD DKI Jakarta)
“Saling hubungan antar umat Islam dan Nasrani itu bukan barang baru. Justru antar umat beragama tidak saling berkomunikasi adalah hal yang aneh karena sejarah telah membuktikannya”. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua PBNU, H. Nusron Wahid, SE.,MSE

Pada awal acara Romo Antonius Suyata, MSF (Romo Paroki Rawamangun) memberikan sambutan pembuka yang intinya memberikan apresiasi dan menekankan silaturahmi antar umat beragama seperti ini penting dilestarikan karena memang sudah menjadi tradisi turun temurun.
AY. Suyoto selaku Ketua FKHK Dekenat Jakarta Timur juga menjelaskan bahwa acara yang bertema “Membangun Persaudaraan Sejati Dalam Mewujudkan dan Melestarikan Nilai – Nilai Pancasila” ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan mewujudkan kerukunan lintas agama di wilayah Jakarta Timur. AY. Suyoto berharap jalinan kebersamaan antar umat beragama ini dapat membangun kekuatan dan kesatuan di tengah keberagaman sebagaimana semboyan dalam Garuda Pancasila “Bhinneka Tunggal Ika.
Beberapa narasumber Ketua PBNU, H. Nusron Wahid, SE.MSE; Romo Antonius Suyata MSF; Ketua FKHK AY. Suyoto; Rm. Philipus Aditya Subono SCJ dan Rm. FX. Widyatmaka, SJ, Drs. AH. Yuniadi MM (Bimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta) & William Yani (Anggota DPRD DKI Jakarta)
Beberapa narasumber Ketua PBNU, H. Nusron Wahid, SE.MSE; Romo Antonius Suyata MSF; Ketua FKHK AY. Suyoto; Rm. Philipus Aditya Subono SCJ dan Rm. FX. Widyatmaka, SJ, Drs. AH. Yuniadi MM (Bimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta) & William Yani (Anggota DPRD DKI Jakarta)

Acara ini dihadiri sekitar 150 orang yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat diantaranya perwakilan dari pemerintah, aparat kepolisian dan tokoh masyarakat di Jakarta Timur. Turut hadir dalam acara Rm. Philipus Aditya Subono SCJ dan Rm. FX. Widyatmaka, SJ, Drs. AH. Yuniadi,MM (Bimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta) & William Yani (Anggota DPRD DKI Jakarta).

(Beny W – Komsos Paroki Cilangkap)

Para Suster Pertapa OCD hadir untuk Menopang Iman Gereja KAJ

Nabi Elia menghadapi nabi palsu baal di Gunung Karmel (1 Raj 9). Nabi Elia merupakan Bapa Rohani para Petapa OCD
Vikjen KAJ, Rm Samuel Pangestu, menerima 8 Suster OCD. suster ocd di jakarta, kaj, keuskupan agung jakarta
Selasa, 31 Mei 2016, delapan orang Suster kontemplatif dari Biara OCD Lembang datang mengawali pendirian Biara Kontemplatif OCD di kompleks Samadi, Klender. (foto-foto: Rm Antara, Rm Samuel dan Rm Ulun)

Kehadiran Biara Rubiah OCD di Samadi-Klender KAJ

KAJ.or.id – Dalam perjalanan sejarahnya Gereja Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) diberkati dan diperkaya dengan kehadiran para Imam, Biarawan serta Biarawati dari aneka Tarekat Religius serta pertumbuhan umat yang menggembirakan. Hingga saat ini KAJ dilayani oleh para imam Diosesan, 20 tarekat Imam, 42 tarekat suster dan 2 tarekat Bruder. Sungguh indah dan istimewa bahwa menjelang peringatan 210 tahun Gereja KAJ, Tuhan melengkapi dengan kehadiran Tarekat Suster Kontemplatif OCD (Ordo Carmelitarium Discalceatorum) untuk pertama kalinya di KAJ. Mereka hadir sebagai pendoa dan pertapa bagi Gereja, khususnya KAJ.
Pada 31 Mei 2016, delapan orang Suster kontemplatif dari Biara OCD Lembang datang mengawali pendirian Biara Kontemplatif OCD di kompleks Samadi, Klender. Setelah dua abad lebih Gereja KAJ berdiri, baru pertama kali ini telah hadir tarekat suster religius kontemplatif.

Para suster pertapa ini mengarahkan hidup untuk tugas berdoa. Berdoa bagi Gereja dan keselamatan jiwa-jiwa, para imam dan gereja lokal khususnya Gereja KAJ.

Kehadiran para suster rubiah ini juga menjadi tanda kesaksian kuat bahwa Tuhan diatas segala-galanya. Di tengah gelombang konsumerisme, sekularisasi kota metropolitan, kesaksian para suster rubiah sungguh memberi warna kedalaman iman dalam hidup keseharian.

Nabi Elia menghadapi nabi palsu baal di Gunung Karmel (1 Raj 9). Nabi Elia merupakan Bapa Rohani para Petapa OCD
Nabi Elia menghadapi nabi palsu baal di Gunung Karmel (1 Raj 9). Nabi Elia merupakan Bapa Rohani para Petapa OCD

Mari kita haturkan syukur dan sukacita kepada Allah Maharahim dengan doa agar kehadiran Biara Pertapa OCD semakin menyuburkan gereja KAJ. Selain memperkaya khasanah para pelaya pastoral di KAJ, kehadiran para suster pertapa kontemplatif juga semakin melengkapi kesatuan para pelayan pastoral dalam doa dan kerasulan. Tuhan memberkati keluarga-keluarga dan komunitas kita sekalian (+ RD. Adi Prasojo – Sekretaris KAJ). (*)
Ordo Carmelitarum Discalceatorum (OCD) acapkali disebut Karmelit Tak-Berkasut. Didirikan Santa Theresia dari Avilla & Santo Yohanes dari Salib yang membawa pembaharuan ordo Karmel. Ordo Karmel berasal dari para pertapa Gunung Karmel Palestina (1185). Mereka meneladani Nabi Elia (1 Raj 9:9-18) yang hidup dalam kesunyian pertapaan Gunung Karmel. (Rk)

PESAN VIDEO Paus Fransiskus Untuk Para Peserta Konferensi Menentang Hukuman Mati Sedunia Ke-6

KAJ.or.id – (Oslo – Norwegia, 21-23 Juni 2016) Saya menyambut para penyelenggara Kongres Menentang Hukuman Mati Sedunia ini, kelompok negara-negara yang mendukungnya, terutama Norwegia sebagai negara tuan rumahnya, dan semua perwakilan pemerintah tersebut, organisasi internasional dan masyarakat sipil yang mengambil bagian di dalamnya. Saya juga menyampaikan penghargaan pribadi saya, bersama dengan laki-laki dan perempuan berkehendak baik, atas komitmen Anda untuk dunia yang bebas dari hukuman mati.paus
Salah satu tanda harapan yakni opini publik sedang bertumbuh mewujudkan perlawanan terhadap hukuman mati. Memang, hukuman mati tidak dapat diterima, namun kejahatan para terpidana juga gawat sifatnya. Namun hukuman mati adalah suatu pelanggaran terhadap tak dapat diganggu gugatnya kehidupan dan terhadap martabat manusia; ia juga bertentangan dengan rencana Allah bagi perorangan dan masyarakat, serta keadilan-Nya yang penuh kerahiman. Ia juga tidak sejalan dengan tujuan hukuman seadil apapun. Ia tidak memberikan keadilan bagi para korban, melainkan memupuk dendam.

Perintah “Janganlah membunuh” memiliki nilai mutlak dan berlaku baik untuk orang yang tidak bersalah maupun orang yang bersalah.

Yubileum Luar Biasa Kerahiman adalah suatu kesempatan yang baik untuk mempromosikan seluruh dunia bentuk-bentuk rasa hormat yang sungguh lebih berkembang terhadap kehidupan dan martabat setiap orang. Tak boleh dilupakan hak yang tak dapat diganggu gugat dan yang diberikan Tuhan untuk hidup juga milik para pelaku kejahatan.
Hari ini saya akan mendorong semua orang untuk bekerja tidak hanya untuk penghapusan hukuman mati, tetapi juga deadhuntuk peningkatan kondisi narapidana, sehingga mereka sepenuhnya menghormati martabat mereka yang dipenjarakan. “Menyebabkan keadilan” tidak berarti mengusahakan hukuman untuk kepentingannya sendiri, tetapi memastikan bahwa tujuan dasar semua hukuman adalah rehabilitasi pelaku. Pertanyaan harus terhubungkan dalam kerangka yang lebih besar dari sebuah sistem peradilan pidana yang terbuka terhadap kemungkinan penempatan kembali pihak yang bersalah dalam masyarakat. Tidak ada hukuman yang pas tanpa harapan! Hukuman demi kepentingannya sendiri, tanpa ruang untuk harapan, adalah sebuah bentuk penyiksaan, bukan sebuah bentuk hukuman.
Saya percaya bahwa Kongres ini dapat memberikan dorongan baru terhadap upaya untuk menghapuskan hukuman mati. Karena alasan ini, saya mendorong semua orang ambil bagian untuk melakukan prakarsa besar ini dan saya meyakinkan mereka oleh doa-doa saya.

(dialihbahasakan oleh Peter Suriadi dari Radio Vatikan)

Seminar Medik dan Etika Biomedik

Ilustrasi (biomedical.pps.unud.ac.id)

Ilustrasi (biomedical.pps.unud.ac.id)
Ilustrasi (biomedical.pps.unud.ac.id)

KAJ.or.id – Seminar ini akan diadakan oleh Komisi Kesehatan KAJ dan Komunitas Medik Katolik Indonesia. Pada 16 Juli 2016 di Gereja St. Yohanes Penginjil. Tema “Respecting The Unborn: Challenges of Catholic Doctors in Modern Technology Era”.
Pendaftaran: Dr. Ambarwati (0812.9614.513), Dr Wiwing (0816.194.1560). (Rk)

Meningkatkan Hidup Doa

Ilustrasi - www.catholiccourier.com (Para Lansia Berdoa Rosario)

Ilustrasi - www.catholiccourier.com (Para Lansia Berdoa Rosario)
Ilustrasi – www.catholiccourier.com (Para Lansia Berdoa Rosario)

KAJ.or.id – Para lansia di lingkungan St. Elisabeth, Wilayah III Paroki Pulomas, pada Sabtu, 18 Juni 2016, berkumpul bersama di kegiatan Bina Iman Lansia. Kegiatan ini merupakan salah satu program 2 bulanan dari lingkungan St. Elisabeth.
Mengangkat Tema Meningkatkan Hidup Doa, pertemuan ini diawali dengan cerita singkat oleh Bpk Martin. Setelah mendengarkan cerita singkat, dilanjutkan dengan sharing dari para lansia terkait cerita singkat tersebut. Semua yang diungkapkan merupakan pengalaman iman dari masing-masing orang.
Selain berbagi pengalaman iman, para lansia juga belajar Ibadat Adorasi Ekaristi dari buku yang sudah dibuat. Jadwal Adorasi bagi lingkungan St. Elisabeth sendiri jatuh pada hari kamis, 30 Juni 2016. Meski baru tahap “belajar” tapi para lansia ini tetap semangat untuk mengikuti tahap demi tahap dari buku Ibadat Adorasi Ekaristi tersebut. Bahkan sudah ada pembagian tugas bagi mereka yang dapat hadir pada saat Adorasi.
Usia senja semakin bersemangat berdoa dan beramal kasih.
Usia senja semakin bersemangat berdoa dan beramal kasih (pinterest.com)

Merasa diteguhkan dengan cerita singkat, pengalaman yang dibagikan, dan sedikit pembelajaran tentang Adorasi, para lansia ini antusias untuk hadir pada pertemuan berikutnya di bulan agustus. Ada beberapa ide yang muncul untuk pertemuan selanjutnya. Antara lain siraman rohani dari Romo Paroki, Pemeriksaan kesehatan dari umat lingkungan yang profesinya sebagai dokter dan konsultasi dengan Psikolog.
Semoga dipertemuan selanjutnya lebih banyak para lansia yang hadir sehingga lebih banyak pengalaman iman yang di teguhkan. Amin….

(Sakeng/Sadar W. Gultom) :)

MARI PEDULI: PEMBANGUNAN GEREJA PAROKI ST. CLARA BEKASI UTARA

clara
“SAAT MISA PUN KEHUJANAN”
Saatnya berbela rasa. Mari kita bantu saudara-saudari kita, umat PAROKI BEKASI UTARA untuk membangun GEREJA ST. CLARA agar umat dapat beribadah dengan layak. Izin telah dikeluarkan. Pembangunan sedang berjalan. Jangan biarkan terhenti karena persoalan biaya.

Saudara-saudari bisa langsung transfer ke rekening resmi Gereja Paroki St. Clara Bekasi Utara melalui:
BCA No. Rek 066 309 7749
a.n. PGDP Paroki Santa Clara.

Mohon transferan diberi informasi keterangan: PEMBANGUNAN GEREJA ST. CLARA
Kalau sudah transfer silakan inbox bukti transfer ke FB KAJ: https://www.facebook.com/Keuskupan.Agung.Jakarta/ atau email ke hary.sulistyo@yahoo.com
Kami akan menyalurkannya. Terimakasih. Tuhan memberkati Anda. Amin
Info lengkap:
Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Jakarta (Komsos KAJ), telp: 021-3519193, eks. 241.
 
ttd,
Rm Harry Sulistyo Pr
(Ketua Komisi Komunikasi Sosial KAJ)

MARI PEDULI: PERBAIKAN TOILET GEREJA STASI KENARI, PAROKI LABUAN BAJO

toilet

PUJI TUHAN TOTAL SUMBANGAN RP 10.500.000,-

Budi Setiawan Rp. 5.000.000

Andreas Susilo Rp. 500.000

Herman Masman Rp. 1.000.000,-

MARIA LESLIE Rp. 2.000.000,-

YULIANI DJAUHARI Rp. 500.000,-

RUDY AKI RP 500.000,-

FARIDA RP 400.000,-

Lenny Chen Rp 100.000,-

Henri I Teja Rp. 500.000,-

Silakan menyusul transfer:
UNTUK PERBAIKAN
TOILET GEREJA STASI KENARI, PAROKI LABUAN BAJO
APAKAH ANDA TIDAK TERGERAK UNTUK MEMPERBAIKINYA?

SILAKAN TRANSFER KE
BCA NO. REK. 7520 226227
atas nama KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA

Mohon transferan diberi keterangan untuk:
“PERBAIKAN TOILET KENARI”
Kalau sudah transfer silakan inbox bukti transfer ke FB KAJ: https://www.facebook.com/Keuskupan.Agung.Jakarta/ atau email ke hary.sulistyo@yahoo.com (Rm Harry Sulistyo Pr)
Kami akan menyalurkannya. Terimakasih. Tuhan memberkati Anda. Amin
Info lengkap:
Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Jakarta (Komsos KAJ), telp: 021-3519193, eks. 241.
 
ttd,
Rm Harry Sulistyo Pr
(Ketua Komisi Komunikasi Soosial KAJ)

Anugerah Indulgensi oleh Gereja pada Tahun Kerahiman Allah

Lukisan Lengkap “The Return of The Prodigal Son” karya Rembrandt Harmenszoon van Rijn (1606 – 1669).1

Lukisan Lengkap “The Return of The Prodigal Son” karya Rembrandt Harmenszoon van Rijn (1606 – 1669).1
Lukisan Lengkap “The Return of The Prodigal Son” karya Rembrandt Harmenszoon van Rijn (1606 – 1669).1

KAJ.or.id – Apa dan bagaimana itu Indulgensi? Menurut Kanon 992, Indulgensi adalah penghapusan dari hukuman-hukuman sementara atas dosa untuk orang beriman Kristiani yang berdisposisi baik serta memenuhi syarat tertentu. Dalam Tahun Yubileum Kerahiman Allah ini, syarat untuk memperoleh Indulgensi Penuh adalah menerima Sakramen Tobat, berziarah dan mengikuti Novena yang ditetapkan oleh Gereja. Sedangkan Indulgensi Sebagian diperoleh ketika salah satu dari syarat itu tidak dapat dipenuhi.
Gereja menganugerahkan Indulgensi ini secara khusus dalam Tahun Kerahiman Allah jika umat melakukan: Momen 24 Jam untuk Tuhan (Menerima Sakramen Tobat, Merenungkan Kitab Suci, Mengikuti Perayaan Ekaristi dan melakukan Adorasi Pribadi). Adorasi, Rekoleksi, Novena dan Amal Kasih (Adorasi Jumat Pertama, Rekoleksi/Sharing Iman 9 kali berturut pada (Pagi) Sabtu Pertama, Novena 9 Kali pada Misa Sabtu Sore Pekan I dan pada hari minggu umat didorong melakukan amal kasih nyata). Dan Ziarah 9 Gereja di KAJ (Semua paroki di KAJ dapat menjadi tempat berziarah, namun salah satu yang wajib dikunjungi adalah Gereja Katedral).
Gerakan yang akan menjadi fokus pada Tahun Kerahiman Allah 2016 adalah meliputi 2 bidang: 1. Ungkapan Iman berupa gerakan pendalaman spiritualitas atau hidup rohani melalui kegiatan-kegiatan liturgi dan katekese. 2. Perwujudan Iman dalam bentuk pelaksanaan nilai-nilai luhur Pancasila melalui gerakan amal kasih secara nyata. (Rk)

Ziarah Kerahiman Allah Bersama Lingkungan St. Elisabeth Wil. III Paroki St. Bonaventura, Pulomas

Lukisan "Yesus Menyambut Segala Suku Bangsa" di Gereja Lauzerte Prancis

Lukisan "Yesus Menyambut Segala Suku Bangsa" di Gereja Lauzerte Prancis
Lukisan Peziarahan Batin “Yesus Menyambut Segala Suku Bangsa” di Gereja Lauzerte Prancis

KAJ.or.id – Kami lingkungan St. Elisabeth Wil. III Paroki St. Bonaventura, Pulomas pada Sabtu, 11 Juni 2016 melakukan ziarah ke beberapa gereja. Ziarah ini bagian dari kegiatan lingkungan dalm rangka Tahun Suci Kerahiman Allah.
Sebagai tujuan 1 kami ke Gereja St. Leo Agung, Jati Waringin. Ternyata banyak juga para peziarah yg mengunjungi gereja ini. Tetapi tidak membuat kami kekhusukan dan kekhidmatan ziarah menjadi terganggu. Rombongan peziarah juga saling menghormati dengan berdoa dan bernyanyi setengah suara sehingga tidak menggangu rombongan peziarah yg lain.
Gereja ke 2 adalah St. Kalvari, Lubang Buaya. Di Gereja ini pun tidak jauh berbeda dengan Gereja St. Leo Agung, banyak peziarah lain yg datang kesini.
Lalu dilanjutkan gereja ke 3, yaitu Gereja St. Servatius, Kampung Sawah. Gereja yg kental dengan nuansa Betawi ini memberikan warna yg berbeda dari dua gereja yg kami kunjungi sebelumnya. walaupun bangunan gereja sudah termasuk “mapan”, tapi tetap menjadi tujuan ziarah yg membutuhkan doa.
Setelah itu kami lanjutkan perjalanan ke Kapel Canisius, Menteng. Tidak ada rombongan peziarah yg lain, hanya kami 15 orang dari warga lingkungan. Hal ini membuat kami dapat berdoa dengan lebih tenang dan bernyanyi dengan lebih kencang :).
Dan tempat terakhir peziarahan kami adalah Gereja Katedral. Beruntung pada saat kami tiba, misa perkawinan di dalam gereja sudah selesai jadi kami bisa melanjutkan ziarah kami di dalam gereja dan dilajutkan dengan doa pribadi di Gua Maria.
Begitu banyak kemudahan yg kami alami selama peziarahan di 5 gereja ini. Semoga peziarahan kami di 4 gereja berikutnya juga dimudahkan sehingga rahmat kerahiman Allah dapat terus kami rasakan. Amin….(Sakeng/W. Sadar Gultom)

KRK Hope, Peace and Love

KRK ResizeKAJ.or.id – Tuhan memberkati umatNya dengan damai sejahtera!
Dalam rangka Tahun Kerahiman dan Perayaan 40 tahun Pembaharuan Karismatik Katolik di KAJ, kami mengundang Anda untuk turut ambil bagian dalam acara Kebangkitan Rohani Katolik, dengan tema Hope, Peace and Love bersama Ibu Esther Kandau, dan Ibu Meike Lolong.
Tempat : Aula Gereja St. Laurensius, Alam Sutera, Serpong – Tangerang
Hari / Tanggal : Jumat / 29 Juli 2016
Pukul : 18.00 – 21.30
Kesaksian pujian : Donna Agnesia
Marilah kita bersama sama menjadi pembawa pengharapan, kedamaian dan cinta Tuhan.
Sebab Dia benar benar ada dan nyata !
Info & Tiket:
Rosita : 0813-8020-8997
Peter : 0812-9899-9307

Terbaru

Populer