Home Blog Page 152

Jadwal Misa dan Perayaan Pekan Suci Paroki Se-Keuskupan Agung Jakarta Tahun 2012

Jadwal Misa Pekan Suci Paroki,Keuskupan Agung Jakarta, jadwal misa tri hari suci, jadwal misa paskah, misa paska, jadwal misa keuskupan agung jakarta, paroki-paroki, jakarta
Paroki Alam Sutera, Tangerang- St. Laurentius:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 07.00, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 19.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 10.00 (Lansia), 18.00
 
Paroki Bekasi– St. Arnoldus Jansen:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30- 06.00, 09.00, 16.30, 18.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 16.00, 19.00, 22.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.00, 18.00, 21.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 16.30, 20.00, 23.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 09.00, 17.30
 
Paroki Bidaracina– St. Antonius Padua:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30- 05.45, 07.15, 09.15, 16.00, 17.45, 19.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 16.30, 19.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.00, 17.00, 20.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.30, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 08.00, 10.00 (Anak-anak), 15.00 (Lansia & Orang Sakit), 18.00
 
Stasi Halim Perdana Kusuma– St. Agustinus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00 – 08.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.30, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 20.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00
 
Paroki Bintaro– St. Matius Penginjil:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 08.00, 16.00,18.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.30, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.30, 22.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 09.00 (Anak-anak), 16.00, 18.30
 
Paroki Bintaro Sektor IX– St. Maria Regina:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00, 06.30, 09.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 19.00, 21.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.30, 22.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 09.00
 
Paroki Blok B– St. Yohanes Penginjil:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30 – 06.00, 08.00, 10.00, 16.30, 18.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 19.30, 22.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.00, 17.00, 19.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.30, 20.30, 23.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 08.00, 10.00 (Anak-anak), 17.00, 18.30
 
Paroki Blok Q– St. Perawan Maria Ratu:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00 – 07.00, 09.00, 16.30, 18.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 09.00 (Anak-anak)
 
Paroki Bojong Indah– St. Thomas Rasul:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 16.00, 18.30 – 06.00, 08.30, 16.00, 18.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 22.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.30 (Anak-anak & Keluarga), 16.00 (Lansia), 18.30 (OMK)
 
Paroki Cempaka Putih– St. Paskalis:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30- 06.00, 07.30, 09.30, 17.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.30, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.30, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.30, 20.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 09.00 (Anak-anak), 17.30
 
Paroki Cengkareng– Trinitas:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 16.00, 19.00- 06.00, 09.00, 16.00, 19.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 15.00, 18.00, 21.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 12.00, 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 09.00, 16.00, 19.00
 
Stasi Dadap– St. Vincentius Palloti:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 08.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 19.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.30
 
Paroki Cijantung– St. Aloysius Gonzaga:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00 – 06.00, 08.00, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 20.30
 
Kapel Kopassus, Cijantung- St. Valentino:
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.30
 
Paroki Cilangkap– St. Yohannes Maria Vianney:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30 – 06.30, 08.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 20.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 08.00 (Anak-anak)
 
Paroki Cililitan-St. Robertus Bellarminus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00 – 06.30, 08.30, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 22.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00, 18.00
 
Stasi TMII– St. Katarina:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 08.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 19.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 08.30
 
Paroki Cilincing– Salib Suci:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 08.00, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00, 21.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00, 18.00
 
Paroki Ciputat– St. Nikodemus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 06.00, 08.30, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.30, 20.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.30, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.30, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 09.00 (Anak-anak), 18.00
 
Paroki Curug, Tangerang- St. Helena:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30, 07.00, 09.00, 17.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Jumat agung 06/04/12: Pk. 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 09.00, 17.30
 
Paroki Danau Sunter– St. Yohanes Bosco:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00 – 06.00, 08.00, 10.30 (Bhs. Inggris), 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 08.00, 10.30 (Bhs. Inggris), 18.00
 
Paroki Duren Sawit– St. Anna:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30- 06.30, 08.30, 16.30, 18.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.30, 20.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.30, 17.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 22.00
Minggu Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 08.30, 16.30, 18.30
 
Stasi Billy & Moon– St. Maria Bintang Samudera:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 08.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 19.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.00
Minggu Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00
 
Stasi Perumnas– St. Yoakhim:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.30- 08.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 19.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.00
Minggu Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00
 
Paroki Grogol– St. Kristoforus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 16.30, 18.30- 05.45, 07.30, 10.00, 16.30, 18.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 11.00, 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.45, 07.30 (Anak-anak), 10.00 (Lansia), 16.30, 18.30
 
Stasi Grogol– St. Polikarpus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00- 09.00, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 19.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 09.00, 17.00
 
Paroki Jagakarsa– Ratu Rosari:
Kapel Desa Putra:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30- 07.00, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 09.00 (Anak-anak)
 
Kapel KKO– Bahtera Kasih:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30- 07.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 20.00
 
Paroki Jalan Malang– St. Ignatius Loyola:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00- 06.30, 08.30, 17.30, 20.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Misa I : pkl. 17.30 WIB; Misa II : pkl. 21.00 WIB
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.30, 17.30
 
Paroki Jatibening– St. Leo Agung:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 07.00, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.30
 
Paroki Kampung Duri– Damai Kristus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 06.30, 08.30, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 08.30, 18.00
 
Paroki Kampung Sawah, Bekasi- St. Servatius:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00- 06.00, 08.30, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 22.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 09.00 (Anak-anak), 17.00
 
Paroki Karawaci, Tangerang- St. Agustinus:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 07.00, 09.00, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 16.30, 19.30, 22.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 16.30, 19.30, 22.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00, 17.00
 
Paroki Katedral, Lap. Banteng, Jkt. Pusat- St. Perawan Maria Diangkat Ke Surga:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 06.00, 07.30, 09.00, 10.30, 17.00, 19.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 16.00, 18.00, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 12.00, 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 20.00, 22.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 07.30, 09.00 (Pontifikal), 11.00 (Keluarga), 18.00
 
Paroki Kedoya– St. Andreas:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 16.30- 06.00, 08.30, 16.30, 19.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 12.00, 15.00, 18.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.30, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 08.30 (Anak-anak), 10.30 (Lansia), 16.30, 18.30
 
Paroki Kelapa Gading– St. Yakobus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30- 06.00, 08.30, 11.00, 17.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.30, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.30, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 22.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 08.15, 10.30, 17.30
 
Stasi Kelapa Gading– St. Andreas Kim Tae Gon:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 06.30, 09.30, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.30, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.30, 18.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 09.00, 18.00
 
Stasi Pegangsaan Dua– St. Yakobus:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 07.30, 09.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.30, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.30, 09.30 (BIA/BIR)
 
Paroki Kemakmuran– Bunda Hati Kudus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00- 06.00, 08.30, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.30, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 20.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00, 10.00 (Anak & Keluarga), 17.00
 
Paroki Kramat– Hati Kudus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00- 07.00, 09.00, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00, 20.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.30, 20.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 09.00, 17.00
 
Paroki Kranji, Bekasi- St. Mikael:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30- 06.00, 09.00, 17.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 09.00 (Anak-anak), 17.30
 
Stasi Harapan Indah– St. Albertus:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 06.00, 09.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 10.00 (Anak-anak)
Paskah Lansia, 14/04/12: Pk. 10.00
 
Paroki Mangga Besar– St. Petrus & Paulus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 07.00, 09.00, 16.30, 18.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00, 20.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 09.00, 18.00 
 
Paroki Matraman– St. Yoseph:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 06.30, 08.30, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 16.30, 20.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 09.00, 16.30
 
Kapel Susteran RGS– Gembala Baik:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 07.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00
 
Paroki Meruya– Maria Kusuma Karmel:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 16.30, 19.00- 06.00, 08.30, 11.00, 16.30, 19.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 16.30, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 16.30, 21.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 10.00, 16.30, 19.30
 
Paroki Tomang- Maria Bunda Karmel:
Minggu Palma, 31/03-01/04/2012 : Pk. 17.00, 19.00- 06.30, 09.00, 11.30, 17.00, 19.00
Kamis Putih, 05/04/2012: Pk. 17.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/2012: Pk. 15.00, 20.00
Malam Paskah, 07/04/2012: Pk. 18.00, 22.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 11.30 (Anak-anak di Gereja, Lansia di Auditorium), 17.00, 19.00
 
Paroki Pademangan– St. Alfonsus Rodriguez:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 07.30, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.30 (Anak-anak), 18.00
 
Paroki Pamulang– Rasul Barnabas:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00- 06.00, 09.00, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.00, 20.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 22.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 10.00, 18.00
 
Paroki Pantai Indah Kapuk– Regina Caeli:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 07.30, 10.30, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00, 10.30, 17.00
 
Paroki Pasar Minggu– Keluarga Kudus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00- 06.00, 09.00, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 09.00, 18.00
Paroki Pejompongan- Kristus Raja:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00- 08.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.30
Paroki Pluit- Stella Maris:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 07.00, 10.00, 15.15 (Bhs. Mandarin), 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 12.00, 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 09.00, 15.15 (Bhs. Mandarin), 18.00
Paroki Pulogebang- St. Gabriel:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 06.30, 08.30, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00, 20.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.30, 20.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 08.30, 17.00
Paroki Rawamangun- Keluarga Kudus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00, 06.30, 08.30, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.30, 20.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.00, 17.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 19.00 (Kapel), 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 08.30, 17.00
Paskah Lansia, 14/04/12: Pk. 09.00
Paskah Remaja, 14/04/12: Pk. 19.00
Paroki Serpong- St. Monika:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00, 19.30- 06.00, 08.30, 17.00, 19.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 20.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 21.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 09.00 (Anak-anak), 17.00
Paroki Slipi- Kristus Salvator:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30, 19.30- 06.30, 09.00, 17.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 09.00, 17.30
Paroki Sunter- St. Lukas:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 06.30, 08.30, 11.00, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 08.30 (Anak-anak), 11.00 (Lansia), 18.00
Paroki Taman Galaksi, Bekasi- St. Bartholomeus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00- 06.30, 09.00, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 12.00, 15.30, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 09.00
Paroki Tangerang- Hati St. Perawan Maria Tak Bernoda:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.00- 06.30, 09.00, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.30, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00, 10.00 (Anak-anak), 18.00
Paroki Tanjung Priuk- St. Fransiskus Xaverius:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 06.30, 08.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00, 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 20.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00
Paroki Tebet- St. Fransiskus Assisi:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.30- 08.00, 17.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.30, 21.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 19.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00, 17.30
Paroki Teluk Gong- St. Philipus Rasul:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 06.30, 09.30, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 19.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.30, 22.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00, 17.00
Paroki Theresia- St. Theresia:
Minggu Palma, 31/03-01/04/2012 : Pk. 15.30 (Inggris), 18.00- 06.00, 07.30, 09.30, 11.30 (Inggris), 17.00, 19.00
Kamis Putih, 05/04/2012: Pk. 14.00 (Bhs. Inggris), 18.00, 21.00
Jumat Agung, 06/04/2012: Pk. 11.00 (Bhs. Inggris), 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/2012: Pk. 13.00 (Bhs. Inggris), 17.00, 20.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 08.30 (Anak-anak), 11.30 (Bhs. Inggris), 16.00 (Lansia), 18.00
Paroki Toasebio- St. Maria Fatima:
Minggu Palma, 31/03-01/04/2012 : Pk. 18.00- 06.00, 07.30, 09.30, 16.15 (Bhs. Mandarin), 18.00
Kamis Putih, 05/04/2012: Pk. 17.00, 19.30
Jumat Agung, 06/04/2012: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/2012: Pk. 18.00, 21.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.30, 09.30, 16.15 (Bhs. Mandarin), 18.00
Lain-lain:
Kapel RS. St. Carolus, Jakarta:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 07.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.30
Kapel Unika Atma Jaya, Jakarta:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 09.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00
KEUSKUPAN JAYAPURA
Paroki Waena- Kristus Terang Dunia:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 08.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00
KEUSKUPAN KETAPANG
Paroki Katedral, Ketapang- St. Gemma Galgani:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 08.00, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 19.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00, 17.00
KEUSKUPAN AGUNG KUPANG
Paroki Naikoten, Kupang- St. Yosef:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 07.00, 16.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 19.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 08.00, 16.30
KEUSKUPAN AGUNG MAKASSAR
Paroki Katedral, Makassar- Hati Yesus Yang Maha Kudus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 18.30- 06.30, 08.30, 11.00 (Bhs. Inggris), 16.30, 18.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 16.30, 19.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.30
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00, 21.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.30, 08.30, 11.00 (Bhs. Inggris), 16.30, 18.30
Paroki Sadohoa, Kendari- St. Fransiskus Xaverius
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 08.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00
KEUSKUPAN MALANG
Paroki Banyuwangi- Maria Ratu Damai:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 07.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 20.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 20.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.00
Stasi Rogojampi- St. Andreas:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 07.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 19.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 17.00
Paroki Batu- Gembala Baik:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00- 07.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 08.00
Paroki Blimbing, Malang- St. Albertus Magnus:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 16.30, 18.00- 05.30, 08.00, 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.30
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 21.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00, 18.00
Paroki Genteng, Banyuwangi- Kristus Raja:
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 07.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 19.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.30
Stasi Jajag- St. Paulus:
Sabtu Palma, 31/03/12: Pk. 18.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 18.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 18.00
Paroki Jember- St. Yusuf
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 16.00, 19.00- 07.00, 17.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 16.00, 19.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 14.30, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.30, 21.30
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 05.30, 07.30, 10.00 (OMK), 17.30
Perayaan Paskah Lansia, 15/04/12: Pk. 10.00
Stasi Kalisat- St. Theresia Lisieux
Minggu Palma, 01/04/12: Pk. 07.30
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Minggu Paskah, 08/04/12: Pk. 08.00
Paroki Ksatrian, Malang- Maria Ratu Rosari:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00- 06.00, 08.00, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 17.00, 20.00, 23.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00, 18.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 17.00, 20.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 06.00, 08.00, 17.00
Paroki Langsep, Malang- St. Vincentius A Paulo:
Minggu Palma, 31/03-01/04/12: Pk. 17.00- 07.00, 17.00
Kamis Putih, 05/04/12: Pk. 19.00
Jumat Agung, 06/04/12: Pk. 15.00
Malam Paskah, 07/04/12: Pk. 19.00
Hari Raya Paskah, 08/04/12: Pk. 07.30, 17.00
 
Source : Facebook Gereja Katolik dan dari tempat lain

Seruan Ajakan Bpk. Uskup dalam Gerakan Earth Hour 31 Maret 2012, pk. 20.30-21.30

Mgr. Ignatius Suharyo, KAJ, keuskupan agung jakarta

Ytk. Para Rama dan Saudari-Saudara,
Saudari-saudara kita para aktivis Keadilan dan Perdamaian menghimbau agar Gereja/Keuskupan/Paroki/Umat Katolik di KAJ ikut dalam gerakan Earth Hour pada hari Sabtu tanggal 31 Maret 2012, pk. 20.30-21.30 secara serempak.
Bentuknya : mematikan listrik selama satu jam, pada hari itu, dalam rangka penghematan energi dalam rangka penyelamatan bumi. Mohon – sesuai dengan kesempatan yang ada – keprihatinan ini disinggung dalam homili/doa umat atau kesempatan apapun yang ada dan kalau perlu diadakan untuk konsientisasi umat.
Terima kasih atas perhatian para Rama. Selamat melayani.
 
Salam dan Berkat Tuhan,
I. Suharyo
 
 
 

Hari Studi KAJ: “Ikuti Arahan Data Statistik KAJ”

Vikjen KAJ, Rm. Subagyo, Pr saat sedang berbincang dengan Ibu Ery Seda, Salah satu narasumber.
Vikjen KAJ, Rm. Subagyo, Pr saat sedang berbincang dengan Ibu Ery Seda, Salah satu narasumber.

Berpastoral berdasar data sudah menjadi komitmen Keuskupan Agung Jakarta. Data-data sudah dikumpulkan dari paroki-paroki sekeuskupan. “Kita sudah menetapkan Arah Dasar Pastoral 2010-2015. Mudah-mudahan dengan data-data kuantitatif statistik dan kualitatif yang bersumber dari umat lewat proki masing-masing, kebijakan yang kita tempuh bisa sesuai dengan kebutuhan riil,” ungkap Vikjen KAJ, Rm. Yohannes Subagyo, Pr.
Membaca dan memaknai data-data itulah yang dilakukan oleh sosiolog UI Francisia SSE Seda pada Hari Studi Komisi-Komisi KAJ, 17 Maret 2012 lalu di Aula Paroki St. Theresia, Jakarta. Pertemuan ini dihadiri perwakilan dari seluruh Komisi yang ada di KAJ dan dibuka resmi oleh Vikjen KAJ Rm. Yohannes Subagyo, Pr.
Banyak informasi menarik yang diungkap Francisia dari data-data statistik yang dia , dapatkan dari Sekretariat KAJ itu. Dari data 2005 – 2007 yang kemudian dilengkapi data 2010 dan bahkan data 2012 Francisia membuat analisis sosiologis yang dia sebut sebagai Gambaran Umum Gereja Katolik KAJ.
Secara umum perkembangan umat katolik di KAJ sebenarnya tidaklah mencolok yaitu :

Tahun-Total (Jiwa)
2005 : 445.288
2006 : 447.857
2007 : 448,754*)
2010 : 468,928**)

Sumber : Gereja KAJ: Anlisis Sosiologis
*) jumlah paroki KAJ : 59 paroki
**) jumlah paroki KAJ: 61 paroki

“Jumlah warga katolik di KAJ tidaklah signifikan bila dibanding dengan jumlah penduduk Jakarta yang sudah mencapai 12 juta jiwa. Sehingga kekhawatiran berbagai pihak akan laju perkembangan umat katolik di KAJ saya kira tidaklah berdasar,” ungkap Francisia.
Data per 2012, di KAJ ada 62 paroki yang terdiri dari 8 dekanat. Sebanyak 43 paroki berada di wilayah DKI Jakarta , 8 paroki di wilayah Bekasi (Jawa barat) dan 12 paroki di Tangerang (Provinsi Banten).
Perkembangan umat katolik di KAJ juga bisa dilihat dari data penerima sakramen baptis. Peserta baptis usia 0-7 tahun lebih besar dibanding peserta yang berusia di atas 7 tahun. Penerima sakramen baptis pada 2007 yang 0-7 tahun mencapai 7.071 jiwa sedangkan di atas 7 tahun (permandian dewasa) 5.188 jiwa.
Dari data baptisan usia diatas 7 tahun memperlihatkan bahwa peserta baptis ini kebanyakan kedua orang tuanya non katolik (2.427 jiwa), yang salah satu orangtuanya katolik 907 jiwa dan yang kedua orang tuanya katolik 756 jiwa. “Artinya secara menyeluruh peserta baptis di KAJ masih didominasi warga katolik sendiri,” tegas Francisia.
Data penerima sakramen perkaawinan juga menunjukkan pernikahan antar katolik jauh lebih besar dibanding katolik dengan agama lain. Angka statistik 2007 menunjukkan bahwa perkawinan antar sesama katolik 2.917 orang, antar katolik dan kristen 721 orang, antar katolik dengan Islam 233 orang, katolik dengan Budha 460 orang. Tetapi ada perkawinan antara katolik dengan katekumen sebanyak 114 orang, katolik dengan Khong Hu Chu hanya 22 orang. “Artinya data ini menunjukkan hanya 114 orang yang pindah ke katolik karena perkawinan,” jelas Francisia.
Justeru yang menjadi menarik dari data-data yang ada adalah persebaran umat katolik yang terjadi KAJ. “Umat katolik saat ini berkembang pesat di pinggiran Jakarta. Sebalik justeru jumlah umat di DKI menurun. Itu diperlihatkan data-data jumlah umat di paroki berikut ini,” ujar Francisia.

Dekanat – Jumlah Umat (jiwa)
Jakarta Pusat :  26.897
Jakarta Utara : 58.982
Jakarta Selatan : 32.577
Jakarta Barat I : 21.225
Jakarta Barat II : 87.046
Jakarta Timur : 58.209
Bekasi : 77.906
Tangerang : 106.086

Dari data di atas terlihat bahwa umat di dekanat Tangerang yang terdiri dari Paroki Bintaro, Bintaro Jaya, Ciledug, Ciputat, Citra Raya, Curug, Karawaci, Pamulang, Serpong dan Tangerang terdapat jumlah umat terbesar yaitu 106.086 jiwa. Ini berarti hampir ¼ atau tepatnya 22,6% dari total umat katolik KAJ.

“Bahkan lebih spesifik lagi paroki dengan jumlah umat terbesar di KAJ adalah Paroki Serpong sebanyak 22.830 jiwa, kemudian diikuti Paroki Tangerang 21.828 jiwa dan posisi ketiga adalah di Paroki Bekasi dengan jumlah umnat paroki 21.748 jiwa,” jelas Francisia.
Dekanat Jakarta Barat II merupakan wilayah terbesar kedua dengan jumlah umat 87.046 jiwa. Di dekanat ini tercakup Paroki Bojong Indah, Cengkareng, Grogol, Kapuk, Kedoya, Kosambi, Meruya, Tomang. Sebagian sudah masuk Provinsi Banten.
Sedangkan dekanat Bekasi merupakan dekanat dengan jumlah umat terbesar ke-3 di KAJ.
Secara sosiologis menurut Francisia ada berbagai hal menarik yang bisa diungkapkan dari persebaran umat ini dan bahkan bisa menjadi dasar utama dalam pelayanan pastoral KAJ. “Apakah paroki dengan jumlah umat di bawah 5.000 jiwa masih perlu diperhatikan? Atau perlu dimerger dengan paroki yang berdekatan guna mengefektifkan pelayanan para romo dan sumberdaya lainnya,” gugat Francisia.
Dari hasil penelitian di Paroki Bekasi, menjelang perayaan Paskah seperti saat ini para romo di paroki ini kewalahan meski sudah dilayani oleh empat orang romo. “Untuk pengakuan dosa seorang romo bisa 6-7 jam duduk di kamar pengakuan,” ungkap Francisia.
Menurut analisis Francisia, semakin besarnya jumlah umat KAJ di pinggiran Jakarta khususnya di sebelah Timur dan Barat Jakarta karena di wilayah ini terdapat kawasan industri dan berbagai perusahaan. “Disana menumpuk umat katolik yang menjadi karyawan maupun buruh yang merupakan urbanisasi dari berbagai daerah. Di lain pihak semakin banyak keluarga muda Jakarta yang mengambil perumahan di pinggiran karena belum mampu menjangkau harga rumah di DKI karena begitu mahal,” jelas Francisia.
Di lain pihak fenomena ini mungkin membuat warga non katolik wilayah pinggir Timur dan Barat DKI merasa terancam dengan berkembang pesatnya umat katolik di wilayah mereka. “Maka terjadilah berbagai permasalahan sosial seperti gangguan terhadap pelaksanaan ibadat dan semakin susahnya ijin pendirian rumah ibadat bahkan gangguan secara fisik,” jelas Francisia.
Data lain yang dibahas adalah keberadaan para imam dan peran awam di dalam kegiatan menggereja di KAJ.
Peran para katekis semakin penting apalagi dengan keterbatasan jumlah para imam di KAJ. “Tren keterbatasan imam ini tampaknya akan masih berlanjut karena semakin susahnya menarik pemuda-pemudi Jakarta menjadi imam, bruder maupun suster,” ungkap Francisia. Pada 2007 jumlah seminaris hanya 87orang demikian juga seminari tinggi hanya 83 orang.
Keinginan mengandalkan peran katekis di KAJ tampaknya juga masih berat. Karena dari 1.179 orang katekis pada 2007 yang purna waktu hanya 24 orang selebihnya hanya paruh waktu. “Kalau kita benar-benar mau mengikuti arah dasar pastoral 2010-2015 maka peran katekis ini harus mendapat perhatian. Sebab merekalah perpanjangan tangan para imam untuk menyampaikan ajaran agama katolik. Sehingga sasran untuk memperdalam iman akan Yesus dalam Ardas 2010-2015 bisa terujud,” ungkap Francisia.
Dari data para imam yang ada terlihat KAJ masih sangat tergantung kepada imam-imam tarekat. Jumlah imam diosesannya sangat sedikit. Data 2012 memperlihatkan total imam di KAJ 325 orang dengan penugasan di paroki 156 orang dan 159 orang imam non paroki. Dari 325 jumlah imam di KAJ hanya ada 52 orang imam diosesan. Sisanya adalah imam dari 20 tarekat. “Masih perlu upaya lebih besar lagi untuk terus mengembangkan panggilan di KAJ dan menarik mereka menjadi imam diosesan,” ungkap Francisia.
Dari berbagai hal yang diungkapkan dari data-data statistik ini romo Vikjen Yohannes Subagyo, Pr berharap bisa diaplikasikan dalam berbagai kebijakan di KAJ.

Sonar Sihombing

Info Gembala Baik KAJ Edisi Ketiga 2012

Info Gembala Baik KAJ, Edisi Ketiga 2012

 
 

 
 
 
 

Panduan Green Easter 2012

Di bawah ini adalah Panduan Green Easter 2012. Berbentuk PDF ukuran A4. Panduan Green Easter 2012 ini  dapat dilihat langsung ataupun didownload.
Jika anda memiliki koneksi internet yang tidak terlalu cepat, maka saran kami lebih baik didownload (Save) terlebih dahulu.  Latest Gadget
 
Silahkan Klik Link Gambar Di Bawah ini:
 
 

 
 
 

Ekaristi Bukan Sekadar Perayaan Ritual

Sebagai umat Katolik, kita patut mendukung upaya KAJ memaklumkan tahun 2012 sebagai Tahun Ekaristi. Perayaan Ekaristi merupakan puncak perwujudan cinta Kristus kepada manusia, seperti yang dikatakanNya dalam Perjamuan Terakhir bersama 12 rasulNya. Di perjamuan itu, Yesus juga minta agar Ia tetap dikenang melalui Ekaristi (bdk. Lukas 22:14-20).

Dalam kaitan historis itulah, maka Ekaristi hendaknya menjadi pusat kehidupan setiap orang Katolik, bukan semata menjadi perayaan ritual harian, mingguan, atau hari-hari raya yang ditetapkan Gereja. Secara kasat mata, Ekaristi melibatkan dua pihak: Imam sebagai wakil Kristus yang mengurbankan Ekaristi di altar dan umat yang menghadiri perjamuan Ekaristi. Untuk dapat meningkatkan mutu Perayaan Ekaristi dan semakin menumbuhkan penghormatan kepada Yesus Kristus yang hadir dalam Ekaristi – seperti tertuang dalam sasaran Tahun Ekaristi ini, maka perlu penghayatan total dari kedua pihak yang terlibat dalam Perayaan Ekaristi.

Penghayatan dari sisi Imam:

– Mempersembahkan Ekaristi dengan fokus dan sepenuh hati.

–  Menyiapkan homili menurut terang Roh Kudus yang diselaraskan dengan situasi umat dan dinamika masyarakat, bukan sekadar membaca dari buku panduan Misa.

– Mendaraskan doa-doa dengan penuh penghayatan, tidak terburu-buru.

– Mengenang apa yang dilakukan Yesus saat Perjamuan Terakhir pada waktu Konsekrasi dengan penuh cinta dan penghayatan, mengingat bagian ini merupakan puncak liturgi Ekaristi.

Penghayatan dari sisi umat:

– Datang ke pesta perjamuan sebelum Ekaristi dimulai dan mengenakan pakaian yang pantas (bdk. Matius 22:11-12)
– Mengikuti Ekaristi dengan fokus dan sepenuh hati.
– Mendaraskan doa-doa dengan penuh penghayatan, bukan sekadar hafal.
– Bersikap hormat sepanjang perjamuan Ekaristi, terutama sekali saat Konsekrasi, karena saat itulah Yesus ingin dikenangkan dan iman kita diteguhkan.
Marilah kita menyatukan diri dengan Kristus dalam Perayaan Ekaristi, sehingga Ekaristi menjadi perjamuan yang meneguhkan – bukan hanya bagi umat yang merayakannya, melainkan juga bagi Imam yang mempersembahkannya. Dengan peneguhan yang kita peroleh dari Ekaristi, selanjutnya mampu menjadikan kita utusan Kristus dalam panggilan hidup kita masing-masing.
 
 
Patricia Heinrica
 
 

Beriman Untuk Bertindak Adil

Pada 20 Februari, dunia memperingati Hari Keadilan Sosial. Dalam kesempatan itu pun Sekretaris Jenderal PBB, Boom Kim-aan menyerukan agar semua umat manusia berupaya mewujudkan keadilan social.

Meskipun bukan dalam rangka memperingati Hari Keadilan Sosial, pada misa novena ke-7 dalam rangka Perayaan 100 Tahun Seminari St. Petrus Canisius Mertoyudan juga mengambil tema “Beriman Untuk Bertindak Adil”. Keadilan sudah menjadi barang yang sangat mahal dewasa ini. Bertindak sebagai konselebran utama dalam misa novena ke-7 adalah Mgr. Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta.

Dalam kotbahnya Mgr. Suharyo menandaskan bahwa keadilan adalah buah dari keutamaan-keutamaan  iman yang berasal dari Yesus sendiri. “Kalau iman layu muncullah kenistaan/ketidakadilan. Karena itu kita perlu mengenal dengan baik siapa Yesus yang menjadi sumber iman kita,” ungkap Mgr. Suharyo.

Lebih jauh Uskup menjelaskan siapa Yesus itu. “Yesus adalah tabib yang menyembuhkan. Ia menyembuhkan orang buta, orang tuli, orang kusta dan macam-macam. Tetapi adalah bagian kedua dari lebar kehidupan Yesus. Sebelumnya Yesus adalah salah satu dari pembaptis setelah dibaptis oleh Yohannes,” lanjut Uskup.

Tetapi mengapa Yesus mau dibaptis  oleh Yohannes Pembaptis bukan pembaptis lain?  Menurut Mgr. Suharyo ada dua alas an mengapa Yesus mau dibaptis oleh Yohannes. Pertama, karena Yohannes membaptis sebagai tanda pertobatan. “Pertobatan itu berlaku harus dilakukan oleh setiap orang dan tidak mengecualikan para pejabat dan petinggi. Jadi sifatnya inklusif,” jelas Mgr. Suharyo.

Kedua, baptisan Yohannes diikuti oleh persyaratan perubahan hidup. Sementara baptisan yang dilakukan oleh pihak lain hanya sekedar mengikuti ibadat. ”Tak heran banyak yang bertanya kepada Yohannes apa yang harus mereka lakukan setelah dibaptis. Kepada pemungut  pajak Yohannes mengatakan jangan menarik pajak lebih dari yang diharuskan. Kepada prajurit Yohannes mengatakan jangan memeras.”

Menurut Mgr. Suharyo, kegiatan membaptis pun sempat juga dilakukan oleh Yesus. ”Lihatlah, orang yang engkau baptis dahulu (baca : Yesus), sekarang telah membaptis di  seberang sana  dan orang berbondong-bondong mengikutinya,” ungkap murid Yohannes kepadanya.

Namun, kegiatan membaptis ini tidak lama diemban oleh Yesus. Pada lembaran kedua kehidupanNya, Yesus justeru lebih mewartakan Kerajaan Allah dengan mengadakan penyembuhan. Hal ini Dia tempuh karena melihat kondisi masyarakat Israel saat itu yang sangat memprihatinkan. ”Dimana-mana terjadi ketidak adilan. Rakyat menderita dan miskin karena sistim yang berlaku.  Dia hendak menerjang ketidak adilan itu,” jelas Mgr. Suharyo.

Rakyat miskin karena harta mereka dirampas oleh serdadu Romawi. ”Agama pun ikut menindas rakyat. Rakyat miskin disebut karena Allah tidak mencintai mereka. Orang penyakitan, bisu-tuli atau kusta karena Allah mengutuk mereka. Situasi inilah yang menggerakkan Yesus untuk meujudkan keadilan,”  lanjut Uskup.

Terutama hal itu dilihat Yesus ketika orang miskin menyumbangkan semua uangnya di bait Allah. Sementara para polisi bait Allah selalu mencari-cari cacat   hewan kurban yang dibawa umat untuk dipersembahkan (disembelih) sehingga terpaksa mengganti dengan hewan kurban yang diperdagangkan di halaman bait Allah itu. ”Disini harga menjadi sangat mahal. Artinya bait Allah hanya monopoli orang yang mampu membeli hewan kurban yang super mahal itu. Kondisi inilah yang membuat Yesus sangat marah dan mengusir para pedagang itu,” ungkap Mgr. Suharyo.

Di lain pihak ini pula yang menjadi awal ketidak senangan banyak pihak terutama para pemimpin dan pemuka agama yang kehilangan pendapatan. Inilah yang mengancam hidup Yesus, tetapi, lanjut Uskup,  Yesus tidak takut dia tegar untuk menampilkan wajah Allah. ”Umat berdosa tetapi diampuni. Ketidakadilan dijawab dengan cinta kasih. Jadi Yesus tidak berhenti pada mencari kebenaran saja tetapi diikuti dengan pengampunan. Demikian juga keadilan dicari tetapi tidak hanya berhenti pada mencari keadilan melainkan diikuti dengan cinta kasih.

Mgr. Suharyo pun menceritakan contoh kongkrit mengnai mencari kebenaran dan keadilan tetapi tidak berhenti disitu saja melainkan dilanjutkan dengan pengampunan dan kasih. ”Kisah ini luput dari pemberitaan media massa. Di kota Prabumulih, Sumatera Selatan beberapa waktu lalu ada pengadilan terhadap seorang  nenek yang diajukan ke pengadilan karena mencuri ketela sebuah perusahaan besar,” ungkap Uskup.

Rupanya sang nenek mencuri ketela dari perkebunan sebuah perusahaan besar dan ketahuan. Padahal si nenek terpaksa mencuri ketela itu karena anaknya sakit dan cucunya kelaparan.

Oleh sang direktur perusahaan si nenek ditangkap dan dibawa ke polisi dan akhirnya disidang di pengadilan. Oleh jaksa penuntut umum si nenek didakwa bersalah dan harus dihukum untuk memberi pelajaran bagi orang lain juga. Si nenek dituntut penjara  tiga bulan atau bayar denda Rp1 juta.

Sang hakim pun akhirnya memutuskan si nenek dihukum sesuai tuntutan jaksa. Tetapi hakim tidak berhenti disitu. ”Karena kita telah membiarkan nenek ini kelaparan maka kita pun dihukum Rp50.000 per orang,” tegas hakim.  Sang hakim melepas toganya dan memasukkan uang Rp1 juta  ke bentangan toga itu. Kemudian dia menyuruh panitera untuk mengumpulkan denda dari semua pengunjung yang ada di ruang sidang ke dalam bentangan  toga sang hakim termasuk dari direktur perusahaan dan para jaksa penuntut. Setelah dihitung uang terkumpul sebesar Rp3,5 juta. Kemudian Rp1 juta dibayarkan sebagai hukuman bagi sang nenek dan sisianya Rp2,5 juta diberikan kepada sang nenek.

”Semoga dalam menegakkan keadilan kita tidak berhenti hanya sekedar mencari kebenaran dan keadilan, melainkan harus dilanjutkan dengan pengampunan dan kasih. Kasih dan pengampunan adalah juga inti iman kita.  Hanya dengan demikianlah keadilan sosial akan bisa terujud,” tandas Mgr. Suharyo. Selamat meujudkan keadilan sosial…!

 
 
Sonar Sihombing
 
 

Info Gembala Baik KAJ Edisi Kedua 2012

Info Gembala Baik KAJ, edisi kedua 2012

 
 

 
 
 
 

Jadwal Rabu Abu 22 Februari 2012 se-KAJ

Jadwal, Rabu Abu, 22 Februari 2012, se-KAJ, Misa Rabu Abu, Jadwal Misa Rabu Abu tiap Paroki KAJ, Misa Rabu Abu di Paroki Keuskupan Agung Jakarta

 LIHAT Jadwal Misa Rabu Abu 12 Februari (Sore/Malam) dan 13 Februari 2013 (Pagi – Malam)

Di Paroki-Paroki Keuskupan Agung Jakarta

Jadwal, Rabu Abu, 22 Februari 2012, se-KAJ, Misa Rabu Abu, Jadwal Misa Rabu Abu tiap Paroki KAJ, Misa Rabu Abu di Paroki Keuskupan Agung Jakarta
 
 
Paroki Bekasi- St. Arnoldus:
Pk. 06.00, 08.00, 17.00, 19.30
 
Paroki Bidaracina- St. Antonius Padua:
pk. 05.45, 07.30, 16.00, 17.45, 19.30 WIB
 
Paroki Bintaro- St. Matius Penginjil:
Pk. 06.00, 11.00, 17.00, 19.30
Paroki Bintaro Sektor IX- St. Maria Regina:
Pk 06.00, 12.00, 19.30
 
Paroki Bojong Indah- St. Thomas Rasul:
pk. 05.45, 10.00, 12.00, 15.00, 17.30, 20.00 WIB
 
Paroki Cijantung- St. Aloysius Gonzaga:
pk. 06.00, 17.00, 19.30
 
Paroki Cengkareng- Trinitas:
Pk. 17.00, 20.00 WIB
 
Paroki Cilandak- St. Stefanus:
Pk. 05.45, 09.30 (Bhs. Inggris), 12.00, 19.00 WIB
 
Paroki Cililitan- St. Robertus Bellarminus:
pk. 05.30, 06.30, 18.00
 
Paroki Curug- St. Helena:
Pk. 06.00, 17.00, 20.00 WIB
 
Paroki Danau Sunter- St. Yohanes Bosco:
pk. 06.00, 19.00 WIB
 
Paroki Kampung Sawah- St. Servatius:
pk. 05.00, 10.00, 18.00
 
Paroki Katedral- St. Perawan Maria Diangkat Ke Surga:
pk. 06.00, 08.00, 12.00, 17.00, 19.00 WIB
 
Paroki Kelapa Gading- St. Yakobus:
Pk. 06.00, 12.00, 19.00 WIB
Stasi Andreas Kim Tae Gon
Pk. 06.00, 19.00 WIB
Stasi Pegangsaan- St. Yakobus:
Pk. 19.00 WIB
 
Paroki Kemakmuran- Bunda Hati Kudus:
pk. 06.00, 12.00, 17.00, 19.30 WIB
 
Paroki Kemanggisan- Maria Bunda Karmel:
pk. 05.30, 19.00 WIB (Di Gereja dan Auditorium)
Stasi Taman Anggrek – St. Fransiskus Assisi:
Pk. 20.00
Lingkungan Mediterania – St. Laurensius:
Pk. 20.00
 
Paroki Kranji- St. Mikael:
Stasi Harapan Indah- St. Albertus:
Pk. 06.00, 19.00 WIB
 
Paroki Mangga Besar- St. Petrus & Paulus:
pk. 05.45, 12.00, 18.00, 20.00
 
Paroki Pasar Minggu- Keluarga Kudus:
pk. 06.00, 18.00, 20.00
 
Paroki Rawamangun- Keluarga Kudus:
pk. 05.45, 18.30 WIB
 
Paroki Slipi- Kristus Salvator:
Pk. 06.00, 11.30, 17.00, 20.00
 
Paroki Tebet- St. Fransiskus Assisi:
Pk. 06.00, 08.00, 12.00, 18.30
 
Paroki Serpong- St. Monika:
Pk. 06.00, 17.00, 19.30 WIB
 
Paroki Sunter- St. Lukas:
Pk. 05.00, 07.00, 17.00, 20.00
 
Paroki Tangerang- Hati St. Perawan Maria Tak Bernoda:
Pk. 06.00, 17.00, 19.30 WIB
 
Paroki Theresia- St. Theresia:
Pk. 05.45, 07.00, 08.30, 12.00, 18.00, 19.30 WIB
 
Paroki Toasebio- St. Maria Fatima:
Pk. 06.00, 17.30, 19.00
 
Paroki Tebet- St. Fransiskus Assisi:
Pk. 06.00, 08.00, 12.00, 18.30
 
Paroki Cilangkap:
Pk.17.00, Pk 19.30
 
Paroki Cikarang- Ibu Theresa:
Pk. 06.00, 19.00 WIB
Stasi Dadap- St. Vincentius Palloti:
Pk. 19.30
Kapel Kodam- St. Maria Ratu Surga:
Pk. 19.00
 
Paroki Kampung Duri- Damai Kristus:
Pk. 05.30, 17.00, 20.00 WIB
 
Paroki Kramat- Hati Kudus Yesus dan Kapel RS Carolus- St. Carolus Borromeus:
Pk. 05.30 WIB
 
Paroki Kalvari:
Pk. 06.00, 08.00, 17.00, 20.00
TMII (Taman Mini Indonesia Indah):
Pk. 19.00
 
Paroki Matraman – St. Yoseph:
Pk. 05.45, 08.00, 10.00, 17.00, 19.00
 

SURAT GEMBALA PRAPASKAH 2012: “Dipersatukan dalam Ekaristi, Diutus untuk Berbagi”

Para Ibu dan Bapak,

Suster, Bruder, Frater,

Kaum muda, remaja dan anak-anak yang terkasih dalam Kristus,

1. Bersama-sama dengan seluruh Gereja, pada hari Rabu yang akan datang kita memasuki masa Prapaskah. Rasanya pada tahun ini masa Prapaskah tiba amat cepat. Masa Natal yang lalu juga terasa amat singkat, lebih singkat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Mungkinkah ini merupakan isyarat bagi kita semua, untuk membaharui semangat dan gaya hidup kita : dari semangat dan gaya hidup yang ditandai pesta-pesta (=masa Natal yang pendek) menuju semangat dan gaya hidup yang semakin terlibat, berbelarasa dan rela bermati raga (=masa Prapaska yang cepat tiba) demi sekian banyak saudari-saudara kita sebangsa setanah air yang kecil, lemah, miskin dan tersingkir? Saudari-saudara kita ini karena berbagai macam alasan terpaksa hidup tidak sesuai dengan martabatnya sebagai pribadi manusia, citra Allah. Suatu pertanyaan yang menantang kita semua sebagai murid-murid Yesus Kristus untuk kita jawab secara pribadi, dalam keluarga, komunitas dan bersama-sama sebagai warga Keuskupan Agung Jakarta.

 2. Melalui nabi Yesaya Tuhan bersabda, “Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh … Umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku” (Yes 43:19.20). Sabda ini ditujukan kepada umat Allah Perjanjian Lama yang berada dalam pembuangan. Mereka berada jauh dari tanah air mereka, sangat menderita lahir batin. Dalam keadaan terbuang, sebagian dari mereka berpikir tidak ada gunanya percaya kepada Tuhan karena ternyata Dia tidak bisa membela umat-Nya terhadap musuh yang telah mengalahkan mereka. Selain itu tidak sedikit dari antara mereka yang merasa dosa mereka terhadap Tuhan sudah terlalu besar, sehingga Tuhan tidak akan memberikan kesempatan baru lagi. Namun dalam perjalanan waktu ternyata banyak dari antara mereka yang berhasil merebut kedudukan dalam kehidupan politik, sosial maupun ekonomi. Keberhasilan ini membuat mereka lupa atau tidak mau mengingat lagi bahwa mereka adalah umat terpilih yang seharusnya hidup berdasarkan janji Allah. Secara sederhana bisa dikatakan, ketika mereka mempunyai segala-galanya, mereka kehilangan jati diri dan cita-cita sebagai umat terpilih.

 3. Namun tidak semua warga Umat Allah Perjanjian Lama seperti itu. Dari antara mereka ada sekelompok kecil yang bertahan, dan kendati menderita, iman mereka tidak goyah. Dengan sengaja mereka tidak mengejar keberhasilan lahiriah di tanah pembuangan. Mereka terus membangun hidup di atas dasar janji-janji Allah. Mereka inilah yang disebut “sisa Israel”. Kelompok ini mempunyai sejarah yang panjang. Ketika umat Allah Perjanjian lama berpaling dari Tuhan dan menyembah berhala, mereka tetap setia (1 Raj 19:10.14.18). Ketika mereka diijinkan kembali dari pembuangan – sementara sebagian besar tidak mau menggunakan kesempatan ini karena sudah nyaman tinggal di negeri asing – mereka kembali ke tanah terjanji untuk membangun kembali masa depan mereka di atas puing-puing kehancuran. Kelompok mereka kecil – maka disebut “sisa Israel” – namun mereka yakin bahwa jati diri mereka sebagai umat yang dipanggil secara istimewa oleh Allah, tidak terletak pada penampilan lahiriah, melainkan pada cita-cita dan harapan yang mereka sandarkan pada janji Allah. Mereka ini bagaikan tunggul dan sebagaimana dikatakan oleh Nabi Yesaya, “Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah” (11:1; 53:2). Mereka inilah yang akan menghidupkan kembali harapan baru yang oleh nabi Yesaya disebut dengan kiasan sebagai “jalan di padang gurun … sungai-sungai di padang belantara” (43:19). Mereka ini pulalah yang disebut umat yang “Kubentuk bagi-Ku yang akan memberitakan kemasyhuran-Ku” (Yes 43:21). Dalam suratnya kepada jemaat di Roma Rasul Paulus menegaskan keberadaan kelompok ini : “Demikian juga pada waktu ini ada tinggal satu sisa, menurut pilihan kasih karunia” (11:5). Dalam bahasa sehari-hari kita sekarang, mereka disebut “komunitas kontras” atau “komunitas alternatif”.

Saudari-saudaraku yang terkasih,

 4. Sebagai murid-murid Kristus, sebagai warga Gereja Katolik, kita pun mempunyai jati diri yang sangat istimewa dan khusus. Jati diri kita adalah Ekaristi, yang kita imani sebagai sumber dan puncak hidup Kristiani (bdk LG 11). Maksudnya, sebagaimana roti Ekaristi diambil, diberkati, dipecah-pecah dan dibagi-bagi, kita pun adalah pribadi-pribadi yang dipilih oleh Allah, diberkati agar dapat dipecah-pecah yang dibagi-bagi bagi dunia. Inilah jati diri kita. Atas dasar keyakinan inilah dirumuskan tema Aksi Puasa Pembangunan Keuskupan Agung Jakarta 2012 : “Dipersatukan Dalam Ekaristi – Diutus Untuk Berbagi”. Dengan pedoman tema Aksi Puasa Pembangunan ini, kita bersama-sama ingin mewujudkan atau mengaktualisasikan jati diri kita.

 5. Perayaan Ekaristi terdiri dari empat bagian. Bagian pembuka mengajak kita menyadari bahwa kita adalah bagian dari umat manusia yang terpecah-pecah karena dosa. Maka kita mengawali Perayaan Ekaristi dengan mengakui dosa-dosa kita – bukan hanya dosa pribadi kita, melainkan juga dosa umat manusia. Ibadat Sabda memberi kesempatan penuh rahmat kepada kita yang berhimpun untuk membaca dan mengartikan keadaan hidup kita itu dalam terang Sabda Allah. Sabda Allah yang kita dengarkan bukanlah sekedar informasi yang diteruskan (=informatif), melainkan kekuatan yang membangun dan mempersatukan (=formatif dan transformatif). Dengan memasuki Liturgi Ekaristi, kita diikutsertakan dalam karya penyelamatan Allah yang memulihkan segala sesuatu dalam sengsara, wafat dan kebangkitan Kristus. Bagian ini bermuara pada komuni – dari kata communio yang secara harafiah berarti persatuan. Itulah buah utama karya penyelamatan Allah, yaitu bahwa kita dipersatukan kembali : yang bermusuhan didamaikan; yang tercerai berai dikumpulkan; yang terpisah dihimpun kembali. Setelah dipulihkan dan dipersatukan, menyusul perutusan, yang merupakan bagian terakhir dari Perayaan Ekaristi. Kita diutus untuk berbagi kehidupan.

Saudari-saudaraku yang terkasih,

 6. Bersama-sama dengan para imam, saya pribadi sangat bersyukur karena boleh melayani umat Keuskupan Agung Jakarta ini. Amat sangat banyak kisah mengenai kerelaan berbagi dan kemurahan hati umat Keuskupan Agung Jakarta dalam berbagai wujudnya : baik yang ditulis maupun tidak ditulis, baik yang diceritakan ataupun tidak diceritakan, baik yang ditujukan kepada umat sendiri ataupun masyarakat yang lebih luas,  baik untuk keperluan-keperluan di Keuskupan Agung Jakarta sendiri maupun bagi wilayah-wilayah gerejawi yang lain yang tersebar di seluruh nusantara, baik yang dijalankan bersama-sama maupun sendiri-sendiri. Peranan para Ibu/Bapak/Suster/Bruder/Frater/adik-adik kaum muda, anak-anak dan remaja dalam hal ini ikut menentukan wajah Gereja Keuskupan Agung Jakarta : Gereja yang memancarkan kasih, kebaikan dan kemurahan hati Allah. Terima kasih tak terhingga atas kebaikan, kemurahan hati dan kerelaan Anda sekalian untuk berbagi kehidupan.

 7. Sementara itu kita semua tahu bahwa peran seperti ini tidak akan pernah selesai kita jalankan dan menantang kita semua untuk semakin kreatif mencari bersama-sama bentuk-bentuknya yang baru. Semoga semangat Ekaristi yang kita gali dan dalami selama Tahun Ekaristi ini memberikan inspirasi dan kekuatan kepada kita semua untuk membangun jati diri kita sebagai “komunitas Ekaristis”, “komunitas alternatif” atau “komunitas kontras” yang terus berkembang karena dipersatukan dalam Ekaristi dan diutus untuk berbagi. Semoga dengan demikian kita sungguh menjadi umat yang selalu memberitakan kebaikan dan kasih Allah (bdk.Yes 43:21). Semoga berkat kekuatan Allah kita berkembang dalam kemurahan hati dan kerelaan berbagi yang – siapa tahu – membuat orang lain akan berkata, “Yang begini belum pernah kita lihat” (Mrk 2:12). Salam dan semoga Anda semua, keluarga-keluarga dan komunitas Anda selalu dilimpahi berkat, perlindungan dan damai sejahtera.

Jakarta, Februari 2012

 + I. Suharyo

Uskup Keuskupan Agung Jakarta

Terbaru

Populer