Kerusakan lingkungan hidup yang makin parah di Jakarta dan sekitarnya pada khususnya, dan dunia pada umumnya, menjadi salah satu keprihatinan iman dari umat Katolik Keuskupan Agung Jakarta
Jangan hentikan bela rasa Anda. Tetaplah sisihkan rezeki kita untuk saudara-saudari korban bencana G. Sinabung, Banjir, Tanah Longsor, dsb. Mereka membutuhkan bantuan logistik seperti makanan, obat-obatan, dan lain-lain.
1. Meskipun sudah agak terlambat, saya masih ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Natal 2013 dan Selamat Tahun Baru 2014. Yesus adalah Immanuel – Tuhan yang menyertai kita.
PENGUMUMAN PEMENANG. Lomba pohon natal daur ulang tahun 2013 dikhususkan untuk orang-muda Katolik paroki. Kriterianya sama dengan tahun sebelumnya, yaitu 1) memakai bahan daur-ulang, 2) melibatkan sebanyak mungkin umat paroki, khususnya orang-muda,
BAHANPERTEMUANAPP 2014. (2011) Mari Berbagi, (2012) Dipersatukan dalam Ekaristi, Diutus untuk Berbagi, (2013) Makin Beriman, Makin Bersaudara dan Makin Berbelarasa, dan (2014) DIPILIH UNTUK MELAYANI.
Bapa kami di surga, kami bersyukur karena Kau pilih kami untuk hidup bersaudara, saling berbagi dan melayani. PutraMu Yesus Kristus bersedia mengambil rupa seorang hamba. Cinta kasih-Nya agung dan mulia. Ia rela wafat di kayu salib untuk melayani keselamatan umat manusia.
Logo APP dan Tahun Pelayanan Kasih 2014. Filosofis Logo APP dan Tahun Pelayanan Kasih 2014: Warna Hijau Muda: Semangat baru untuk bertumbuh yang didasari iman akan Kristus. Hati Warna Kuning: Iman akan Kristus ini menggerakkan Gereja (warna kuning) untuk memberi hati yang berbelarasa.
Di Keuskupan Agung Jakarta tahun 2014 dirancang sebagai Tahun Pelayanan. Setelah merayakan Tahun Iman (2012) dan Tahun Persaudaraan (2013), kita fokuskan segala kegiatan pastoral pada tema pelayanan. Iman kita kepada Tuhan
Medio November lalu, pengajar di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Jakarta, Karlina Supelli membacakan pidato kebudayaan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki Jakarta. Judul pidato itu “Kebudayaan dan Kegagapan Kita”.