Mengenal Salah Satu Menteri Katolik Hebat Indonesia

PENGUMUMAN

Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, lahir pada tanggal 16 Juni 1951 di Semarang, Jawa Tengah. Beliau adalah salah satu menteri katolik paling terkenal di Indonesia. Lulusan sarjana dari Institut Teknologi Bandung tahun 1974, dilanjutkan dengan studi master di Colorado School of Mines, Golden, Corolado, Amerika Serikat tahun 1986 dan University of Colorado di Boulder Main Campus, Colorado, Amerika Serikat tahun 1988, dan menyelesaikan gelar doktoral di Colorado School of Mines, Golden, Corolado, Amerika Serikat 1988. Beliau pernah menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (2000-2009) dan Menteri Pertahanan (2009-2014).
Sosoknya yang bijaksana dan selalu mengedepankan kepentingan bersama menjadi kekaguman tersendiri. Hal ini dibuktikan dengan prestasinya selama menjabat sebagai menteri di Indonesia. Pada masa Kabinet Gotong Royong yang dipimpin oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, ia menjadi menteri terbaik saat itu.
Ia juga menetapkan kebijakan untuk menaikkan tarif bahan bakar minyak. Meski banyak warga yang berdemonstrasi saat itu, kebijakan ini dilakukan dengan alasan yang jelas. Ia ingin menganggarkan sejumlah dana kompensasi sosial dari setiap kenaikan harga BBM sebagai subsidi langsung kepada mereka yang kurang mampu dan sangat membutuhkan. Subsidi tersebut antara lain membantu membayar beras murah, subsidi kesehatan, pendidikan dan pembiayaan infrastruktur.
Sosoknya yang memperjuangkan kepentingan bersama sangat tercermin dengan apa yang dilakukan oleh Yesus Kristus selama ini. Apalagi di era pandemi COVID-19 saat ini, kepentingan bersama harus diutamakan untuk mencegah penyebaran penyakit ini yang lebih luas lagi.
Kita harus bekerja sama untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Menjaga jarak dengan orang lain, sering mencuci tangan, dan selalu memakai masker saat keluar rumah sangat membantu dalam mencegah penyebaran penyakit ini. Maskerku melindungimu, Maskermu melindungiku. Dengan begitu, kita semua bisa hidup bersama walaupun ada batasan tertentu untuk saat ini.
Beliau juga adalah pendiri Purnomo Yusgiantoro Center (PYC). PYC adalah organisasi nirlaba yang fokus utamanya adalah penelitian independen dan mendalam, yang memberikan solusi dan rekomendasi kebijakan di bidang penelitian energi dan sumber daya alam di tingkat lokal, nasional, dan global. PYC juga aktif melestarikan budaya asli Indonesia dengan mempromosikan budaya lokal Indonesia.
Banyak hal yang bisa kita pelajari darinya. Dari sikap dan tindakannya, semuanya mencerminkan sikap seorang pengikut Yesus Kristus. Semua dia lakukan karena dia menyadari arti dari manusia itu sendiri. Manusia adalah makhluk sosial. Manusia adalah makhluk yang membutuhkan orang lain dalam hidupnya.
Tuhan Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” (Kejadian 2:18).

Penulis: Ari Bahagia Sinaga, Mahasiswa Semester 1 Fakultas Sains dan Teknologi, Jurusan Statistika, Universitas Airlangga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

INFO TERBARU

TERPOPULER

ARTIKEL LAINNYA