(Agus-Sept 2017) LOMBA LOGO Tema Pastoral-Evangelisasi KAJ 2018: “AMALKAN PANCASILA: KITA BHINNEKA, KITA INDONESIA”
LOMBA DESAIN LOGO TEMA PASTORAL-EVANGELISASI 2018
KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA
Latar Belakang Lomba
Tahun Pastoral Evangelisasi 2017 “AMALKAN PANCASILA: MAKIN ADIL, MAKIN BERADAB” sebagai arah gerak bersama Gereja Keuskupan Agung Jakarta sepanjang 2017 akan segera berakhir.
Pada tahun 2018, kita akan memasuki Tahun dengan tema “AMALKAN PANCASILA: KITA BHINNEKA, KITA INDONESIA”, dimana Gereja Keuskupan Agung Jakarta sebagai persekutuan dan gerakan umat Allah bercita-cita menjadi pembawa sukacita Injili dalam mewujudkan Kerajaan Allah yang Maha Rahim dengan mengamalkan Pancasila demi keselamatan manusia dan keutuhan ciptaan.
Atas dorongan Roh Kudus, berlandaskan spiritualitas inkarnasi Yesus Kristus, serta semangat Gembala Baik dan Murah Hati, umat Keuskupan Agung Jakarta berupaya menyelenggarakan tata-pelayanan pastoral-evangelisasi agar semakin tangguh dalam iman, terlibat dalam persaudaraan inklusif, dan berbelarasa terhadap sesama dan lingkungan hidup.
Untuk itu, Komisi PSE (Pelayanan Sosial Ekonomi) KAJ dan Komisi Komsos (Komunikasi Sosial) KAJ menyelenggarakan LOMBA DESAIN LOGO TAHUN PASTORAL-EVANGELISASI 2018 yang sekaligus akan menjadi LOGO APP (AKSI PUASA PEMBANGUNAN) 2018 dengan tema:
“AMALKAN PANCASILA: KITA BHINNEKA, KITA INDONESIA”
Logo hendaknya mencerminkan Semangat pengamalan Pancasila: KITA BHINNEKA, KITA INDONESIA.
Ketentuan Umum
- Lomba ini dimaksudkan untuk menghasilkan desain logo Tahun Pastoral Evangelisasi 2018 sekaligus menjadi logo resmi APP 2018 KAJ yang akan dipergunakan sepanjang tahun 2018 dalam bentuk sticker, poster, dan bentuk-bentuk lainnya sebagai upaya pengumatan atau sosialisasi gerakan ini.
- Lomba ini terbuka dan berlaku untuk umum, per-orangan maupun kelompok, beragama Katolik. Melampirkan identitas diri (nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, pendidikan terakhir, pekerjaan, alamat rumah, alamat kantor, nomor telp./HP dan Paroki) dan fotocopy KTP/SIM/identitas lainnya.
- Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal 3 (tiga) desain logo dan setiap peserta tidak dipungut biaya pendaftaran.
- Semua desain logo harus mencantumkan tulisan tema, merefleksikan spiritualitas, dan semangat: “AMALKAN PANCASILA: KITA BHINNEKA, KITA INDONESIA”
- Desain logo wajib disertai lampiran keterangan gambar logo yang memuat latar belakang konsep pemikiran rancangan, dan harus mampu menjelaskan secara rinci jenis, bentuk, warna, makna dan maksud yang menjadi alasan desain tersebut.
- Semua karya/rancangan desain yang dikirim oleh peserta haruslah karya orisinal/asli, belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun dan belum pernah diikut-sertakan dalam lomba mana pun.
Ketentuan Khusus
- Desain logo/lambang dimuat dalam bentuk gambar yang jelas berupa 1) print-out ukuran minimal A4 atau kertas gambar, dan 2) dalam bentuk CD. Desain Logo/Lambang masih bisa jelas bila diperkecil sampai dengan ukuran 2 x 2 cm.
- Karya/desain dalam bentuk gambar/print-out dan CD dimasukkan dalam amplop tertutup. Dilampirkan keterangan desain dan identitas diri. Tuliskan “LOMBA LOGO TAHUN 2018 / APP 2018” di sudut kiri atas amplop dan dikirim kepada penyelenggara: KOMISI KOMSOS KAJ dengan alamat: Gedung Karya Pastoral KAJ Jl. Katedral No. 7 Jakarta Pusat 10710, tlp. 021-3519193, selambat- lambatnya tgl. 15 SEPTEMBER 2017. INFO LENGKAP WA/SMS: 0812.8926.7548 (RAKA) atau email: raka.kaj@gmail.com.
- Pengumuman hasil lomba pada tanggal 30 SEPTEMBER 2017 dimuat di website KAJ www.kaj.or.id dan Website Majalah HIDUP: www.HIDUPKATOLIK.COM Media Sosial KAJ dan di warta “INFO GEMBALA BAIK” edisi OKTOBER ATAU NOVEMBER 2017.
- Team Juri hanya akan memilih 1 (satu) design logo pemenang yang akan diperguna untuk pelbagai keperluan selama Tahun/APP 2018. Pemenang akan mendapatkan hadiah Rp 3.000.000,00 (Tiga Juta Rupiah) Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu-gugat.
- Hasil rancangan desain yang masuk kategori pemenang menjadi milik Keuskupan Agung Jakarta dan tidak mutlak diterima sebagai hasil final akan tetapi akan diadakan penyempurnaan sesuai penilaian Dewan Juri dan team Logo.
Demikianlah ketentuan lomba desain logo Tahun 2018 / APP 2018 Keuskupan Agung
Jakarta.
Hormat kami,
Komisi PSE KAJ
Komisi Komsos KAJ
BERITA DUKA CITA: RIP Romo Petrus Gunawan Tjahja Pr Keuskupan Agung Jakarta
Telah dipanggil ke rumah Bapa, yang terkasih*RD Petrus Gunawan Tjahja,*
Misa Requiem akan diadakan malam ini pukul 19.30di Gereja Santo Nikodemus
Setelah misa di Paroki Ciputat jenazah Rm. Petrus Gunawan dibawa ke Rumah Duka RS. Carolus.
1. Misa Tirakatan di ruang Lazarus RD CAROLUS Sabtu, 12 Agustus Pk.19.30 dipimpin oleh Rm. Romanus. HS, Pr, Ketua Unio KAJ
2.Misa Requiem ( malam kembang), Minggu, 13 Agustus Pk.19.30 yang dipimpin oleh Bapak Uskup, Ignatius Suharyo
3. Misa Pelepasan, Senin, 14 Agustus, pk 09.00 yang dipimpin oleh Romo Samuel Pangestu, Pr
4. Pemberangkatan jenazah Alm Romo Petrus Gunawan Tjahja, dari Rumah Duka Carolus menuju Pemakaman Selapajang, Tangerang, Pk10.30.
TEMU PASTORAL (TEPAS) 2017 IMAM-IMAM KAJ “AMALKAN PANCASILA: BERSATU DALAM KEBHINNEKAAN”
KAJ.or.id – Tepas adalah pertemuan para Imam se-KAJ bersama Bapak Uskup yang diselenggarakan setiap tahun di Via Renata, Puncak. Gelombang pertama 5-8 Juni dan gelombang kedua 12-15 Juni 2017.
Kali ini para Imam se-KAJ menganalisis dan merefleksikan situasi negara terkini dalam konteks sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia. Beberapa narasumber diundang untuk semakin mempertajam analisis, antara lain Ibu Maria Puspitasari, Ibu Alissa wahid (Wahid Foundation/Jaringan GusDurian), dan Bapak Yunarto Wijaya (Direktur Eksekutif Charta Politica) memberikan masukan tentang tantangan dan persoalan terkait persatuan dalam kebhinnekaan. Narasumber Rm Baskara T. Wardaya, SJ memberikan inspirasi nilai-nilai filosofis sila ke-3 Pancasila dan Bapak Nico Harjanto (Kemensetneg) bersama Bapak Azis (Wakil Sekjen PBNU) memberikan masukan tentang harapan dan peluang memperkuat persatuan dalam kebhinnekaan.
Berdasarkan data yang dimiliki para Imam di tempat karya masing-masing, data makro, dan masukan dari pelbagai sumber, para Imam KAJ diajak juga untuk merumuskan isu-isu pokok persatuan dalam kebhinnekaan dan merencanakan gerakan pastoral evengelisasi untuk membela persatuan dalam kebhinnekaan.
“KELUARGA SEBAGAI SEKOLAH KEHIDUPAN”
KAJ.or.id – Demikian tema Konferensi Keluarga Katolik yang diselenggarakan oleh gabungan Komunitas Kategorial yang melayani Keluarga bersama Komisi Kerasulan Keluarga KAJ. Acara yang digelar dari pagi hingga petang ini bertempat di Mega Glodok Kemayoran bertepatan dengan peringatan Kelahiran Pancasila, 1.Juni 2017.
Konferensi terbagi ke dalam 8 subtema yang diselenggarakan dalam waktu yang bersamaan di ruang berbeda. Sekitar 3500 peserta memilih subtema yang menarik minatnya. Mereka akan digabungkan di satu ruang yang sama pk.15.00 dengan narasumber utama Mgr. Ignatius Suharyo. Sesudah itu acara akan ditutup dengan perayaan Ekaristi.
“MARI KOMUNIKASIKAN IMAN DAN HARAPAN”
Demikian ajakan Bapak Uskup Ignatius Suharyo dalam Homili perayaan Ekaristi hari Komunikasi Sosial Sedunia (HARKOM) ke-51 yang bertepatan dengan Minggu Paskah VII (27/5/17).
“Terlebih dalam situasi bangsa yang penuh dengan keprihatinan, maka diperlukan komunikasi yang membawa kesejukan dan kedamaian. Komunikasi yang demikian hanya bisa terjadi jika berasal dari kedalaman hidup beriman dan hidup yang dipenuhi harapan”. Demikian antara lain ungkap Bapak Uskup.
Bacaan pertama dari Kisah Para Rasul yang menggambarkan Murid-murid Yesus sehati sepikiran bersama Bunda Maria berkumpul dan berdoa, menjadi contoh bagaimana persatuan yang mengandalkan Tuhan, akan memperkuat ikatan satu sama lain . Kesatuan dengan sesama dan Allah ini menciptakan keberanian untuk mewartakan iman dan harapan.
Misa konselebran ini dihadiri oleh Rm Hani Rudi, SJ dari Paroki Katedral, Rm Agung, OFM dari Paroki Kramat, Rm Jack Tarigan dari Paroki Pejompongan, Rm Agus, SJ dari Paroki Duren Sawit, Rm Aloysius, SVD dari Paroki Matraman dan Rm Harry sebagai penyelenggara dari Komisi Komunikasi Sosial KAJ.
Sesudah Misa dilanjutkan ramah-tamah di Aula atas Katedral dan acara malam anugerah INMI dan HIDUP AWARDS. Seluruh acara ini digawangi oleh kepanitiaan dari Forum Seksi Komsos Paroki se-Dekenat Pusat dan Utara.
PROFICIAT BUAT PAROKI BOJONG INDAH, LUAR BIASAAA….


PAROKI BOJONG INDAH MENYANDINGKAN
DUA PIALA BEST OF THE BEST
INMI AWARD DAN HIDUP AWARD
Ajang apresiasi untuk para pengelola media Katolik digelar semalam (27/5/17) di Aula Katedral. Acara tahunan dalam rangka HARI KOMUNIKASI SOSIAL SEDUNIA KE-51 ini memberikan anugerah INTER MIRIFICA (INMI) AWARD khusus untuk mengapresiasi media website Paroki se-KAJ dan untuk pertama kalinya dianugerahkan HIDUP AWARD untuk media cetak paroki/lembaga/Keuskupan di seluruh Indonesia.
Tahun-tahun sebelumnya, INMI AWARD diberikan baik untuk media digital maupun media cetak dan penganugerahannya bergantian setiap tahun. Mulai 2017 Komisi Komsos KAJ bekerja sama dengan majalah HIDUP berbagi peran. Khusus penganugerahan apresiasi media cetak akan bernama HIDUP AWARD dan pesertanya diperluas ke seluruh Indonesia baik paroki, keuskupan maupun lembaga Katolik. Tahun ini ada 53 media cetak yang ikut ajang ini. INMI Award hanya untuk apresiasi media website.
Kali ini Paroki Bojong Indah hampir menjuarai semua kategori terbaik. Bahkan berhasil memperoleh piala best of the best INMI dan HIDUP award. Sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Tahun lalu Paroki Bojong Indah juga menjadi majalah terbaik.
Berikut ini para juara untuk pelbagai kategori:
INMI AWARD UNTUK WEBSITE TERBAIK
1. Kategori Berita Terbaik: Paroki Bojong Indah: http://www.sathora.or.id/6922/tiga-dua-satu-toeettt/
2. Kategori Renungan Terbaik: Paroki Bintaro Jaya: http://www.parokisanmare.or.id/…/…/821-warta-21-agustus-2016
3. Kategori Komposisi Desain terbaik: Paroki Kelapa Gading: www.yakobus.or.id
4. Kategori Penyajian Terlengkap dan Aktual terbaik: Paroki Bojong Indah: http://www.sathora.or.id
5. Kategori Best of The Best: Paroki Bojong: http://www.sathora.or.id
INMI AWARD juga memberikan apresiasi untuk Lomba Fotografi dan film pendek khusus untuk juara pertamanya. Para juara khusus lomba ini juga mendapat hadiah uang: Pemenang pertama fotografi selain piala dan piagam INMI AWARD, juga mendapatkan hadiah uang Rp 3 Juta, Juara 2 mendapat Rp 2 Juta dan Juara 3 mendapat Rp 1 Juta. Untuk Lomba Film Pendek, juara 1 mendapat hadiahbuang Rp 5 Juta, juara 2 memperoleh Rp 3 Juta dan juara 3 mendapat Rp 2 Juta.
Berikut ini Pemenangnya:
Pemenang Lomba Foto:
1. Juara 1: Kendrick – “Berempati”
2. Juara 2: Ignatius – “Setia Bersamamu dalam setiap Langkah demi Masa Depan”
3. Juara 3: Frederikus – “Bertindah Adil dan Beradab pada Lingkungan”
Pemenang Lomba Film Pendek:
1. Juara 1: Komsos Toasebio – “Di dalam Keheningan”
2. Juara 2: Agatha Nurmariati – “Aisyah”
3. Juara 3: Philipus Febrian Dermawan: Lumen – “Love Unites”
—————-
HIDUP AWARD UNTUK MAJALAH CETAK TERBAIK:
1. Kategori Feature Terbaik: Majalah “Komunika”, Komsos Paroki St. Monika Serpong Keuskupan Agung Jakarta
2. Kategori Artikel Rohani Terbaik: Majalah “Teman Seperjalanan”, Seminari Tinggi St. Yohanes Paulus II Keuskupan Agung Jakarta: “Tentang Sebuah Rumah dan Gereja Kita”,
3. Kategori Berita Terbaik: Majalah “Cor Unum”, Komsos Keuskupan Purwokerto: “Rumah adalah Sekolah Kehidupan dan Cinta Kasih “, Majalah Cor Unum, Komsos Keuskupan Purwokerto.
4. Kategori Desain Cover Terbaik: Majalah “Salus”, Komsos Paroki St Laurensius Alam Sutera, Keuskupan Agung Jakarta.
5. Kategori Layout Terbaik: Majalah “Merasul”, Komsos Paroki St. Thomas Rasul Bojong Indah, Keuskupan Agung Jakarta.
6. Kategori Ilustrasi/Foto Terbaik: Majalah “Merasul”, Komsos Paroki St Thomas Rasul Bojong Indah, Keuskupan Agung Jakarta.
7. Kategori Penggunaan Bahasa Indonesia Terbaik Majalah “Aquila”, Seminari Menengah St. Petrus Kanisius Mertoyudan.
8. Kategori Best of the Best: Majalah “Merasul”, Komsos Paroki St Thomas Rasul Bojong Indah, Keuskupan Agung Jakarta.
Foto: Penggiat Komsos Paroki Bojong Indah menerima INMI dan HIDUP AWARD sebagai pemenang BEST OF THE BEST dan berfoto bersama dengan Bapak Uskup dan Rm Harry.
AQUILA (Seminari Mertoyudan) dan COR UNUM (Keuskupan Purwokerto) MENANG !!!

“COR UNUM” MAJALAH KEUSKUPAN PURWOKERTO DAN “AQUILA” MAJALAH SEMINARI MENENGAH MERTOYUDAN – MAGELANG, MERAIH “HIDUP” AWARD
Ajang anugerah “HIDUP” AWARD untuk mengapresiasi media cetak Katolik di seluruh Indonesia, semalam (27/5/17) digelar di Aula Katedral. Lebih dari 200 undangan hadir setelah mengikuti Misa Perayaan Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-51. Hadir pula dalam acara ini, Bapak Uskup Ignatius Suharyo dan sejumlah Imam yang turut membacakan nominasi dan para juara untuk pelbagai kategori.
Juri independen “HIDUP” AWARD menempatkan banyak majalah cetak dari pelbagai Paroki/Keuskupan dan lembaga Katolik di luar KAJ sebagai nominasi. Bahkan dua majalah di luar KAJ memperoleh gelar: “COR UNUM” majalah KEUSKUPAN PURWOKERTO meraih kategori BERITA TERBAIK dan “AQUILA” majalah SEMINARI MENENGAH MERTOYUDAN – MAGELANG, menjadi majalah Katolik BERBAHASA INDONESIA TERBAIK se-Indonesia.
Foto: Dua Seminaris Mertoyudan hadir untuk menerima anugerah “HIDUP” AWARD.

















