|
Pentingkah Memperhatikan Lagu-lagu Liturgi Sakramen Perkawinan? |
Munculnya surat pembaca yang ditulis Pst. Frans Magnis-Suseno, SJ di Majalah HIDUP (No.03 tgl. 17/1/2010 hlm. 5) berjudul “Tepuk Tangan Saat Komuni” sempat menghebohkan diskusi antarumat, sekurang-kurangnya di sejumlah mailing list. Padahal, diskusi-diskusi, bahkan debat, seputar tata liturgi Gereja sudah berlangsung sekian lama, meski mungkin sebagian besar masih berkisar pada persoalan “boleh dan tidak boleh”.
Persoalan sekitar tata liturgi terjadi juga dalam Sakramen Perkawinan, terutama menyangkut pemilihan lagu-lagu. Hal itu dibahas para pastor paroki se-Dekenat Jakarta Barat II dalam pertemuan di paroki Bojong Indah, Kamis (4/2/2010). |
|
Last Updated ( Saturday, 06 February 2010 )
|
|
Read more...
|
|
Mengembangkan Pelayanan Pastoral yang Semakin Baik di KAJ |
Kabar Introduksi Pastoral KAJ 2010
 KAJ kembali menyelenggarakan Introduksi Pastoral (IntroPas) KAJ 2010 di vila Via Renata, Cimacan, Selasa-Kamis (26-28/1/2010). Kegiatan rutin setiap tahun –biasanya pada bulan Januari— ini diperuntukkan bagi para imam dioses KAJ yang baru saja ditahbiskan dan para imam tarekat yang bertugas di KAJ kurang dari setahun. IntroPas kali ini diikuti 29 imam sebagai peserta dan dihadiri Bapak Kardinal Julius Darmaatmadja, SJ, Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo, Uskup Agung Koajutor KAJ, para pastor Staf KAJ dan lima orang fasilitator. |
|
Last Updated ( Saturday, 06 February 2010 )
|
|
Read more...
|
|
Pendampingan PRT Perlu Cermati Masalah Budaya |
 Dalam Temu Kategorial KAJ di Aula Katedral (31/1/2010), Maria Yohanita, wakil kelompok Mitra IMADEI yang concern dalam masalah PRT, mengeluhkan begitu sulitnya orang Katolik memberikan ruang sosial kepada PRT-nya. “( Padahal) Mitra IMADEI awalnya mau membangun habitus baru di dalam membangun komitmen bersama ( mulai dari umat Katolik),” jelasnya. |
|
Last Updated ( Saturday, 06 February 2010 )
|
|
Read more...
|
|
Mgr. Ignatius Suharyo: Kelompok Kategorial Perlu Punya Basis Rohani Kuat |
|
Saat berdialog dengan para wakil kelompok-kelompok kategorial se-KAJ di Aula Katedral (31/1/2010), Mgr. Ignatius Suharyo, Uskup Agung Koajutor KAJ, menegaskan pentingnya basis rohani yang kuat yang harus dimiliki setiap kelompok kategorial di KAJ. “Kalau ada pelayanan yang akan muncul, itu tidak dirancang lepas dari pengalaman batin, tetapi merupakan luapan dari pengalaman rohani mistik yang dalam itu. Jadi kalau orang sungguh mempunyai pengalaman rohani yang sejati, mau tidak mau dia akan didorong untuk melayani,” jelas beliau.
Mgr. Suharyo menegaskan hal itu justru dalam konteks begitu beragamnya kelompok kategorial di KAJ dengan karya pelayanan masing-masing. Semua bentuk pelayanan setiap kelompok kategorial tentu didasari fokus tertentu, namun fokus apa pun kelompok-kelompok |
|
Last Updated ( Friday, 05 February 2010 )
|
|
Read more...
|
|
Kelompok Kategorial: Bertemu, Bekerjasama, Menjadi Umat Basis |
|
Kabar Temu Kategorial KAJ
Tak kurang dari 400 orang wakil kelompok-kelompok kategorial menghadiri Temu Kategorial KAJ di Aula Katedral, Sabtu (23/1/2010). Acara tersebut serasa semakin istimewa karena dihadiri pula oleh Mgr. Ignatius Suharyo, Uskup Agung Koajutor KAJ, yang berdialog dengan para peserta pertemuan. Menurut Pst. Al. Andang L. Binawan, SJ, Vikep Kategorial KAJ, tujuan pertemuan tersebut adalah untuk mempertemukan kelompok-kelompok kategorial se-KAJ agar saling mengenal dan menjalin persaudaraan, menegaskan gerak bersama sesuai Arah Dasar Pastoral KAJ dan membangun kelompok kategorial menjadi umat basis. |
|
Last Updated ( Tuesday, 02 February 2010 )
|
|
Read more...
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 1 - 5 of 50 |