Dialog Islam-Katolik selalu di kembangkan. Beberapa tokoh dari ke-2 agama berkumpul mengulas beragam kemungkinan bentuk hubungan kerja untuk melayani sesama.
Romo Vikjen Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Rm. Samuel hadir dalam Temu Pegiat (aktivis) Komunikasi Sosial (Komsos) dari seluruh paroki KAJ pada 30 November 2014 di Katedral Jakarta.
Sudah tiga tahun kita menjalani masa Adven yang diperuntukkan khusus untuk seluruh keluarga. Semoga seluruh keluarga dapat memanfaatkan kesempatan istimewa ini.
Sebagai kelanjutan dari kepedulian Uskup Agung Jakarta akan tingginya angka aborsi di Indonesia, dan juga sejalan dengan Doa Janin Aborsi pada materi Bulan Keluarga 2014 (Materi pendalaman Adven yang dikeluarkan oleh Komisi Kerasulan Keluarga KAJ),
“Penting digarisbawahi siapa saja juga tak dapat memaksakan seorang untuk berpindah agama supaya menikah dengan pasangannya yang lain agama”, kata Romo Yohanes Purbo Tamtomo dari KWI waktu berikan kesaksian sebagai Saksi AhliSenin (24/11/2014).
Ada bayi yang ditemukan karena dibuang oleh orang tuanya yang tidak mampu secara ekonomi untuk menghidupinya, ada yang disingkirkan karena hasil hubungan gelap, dibuang karena sakit cacat, dan yang tak kalah menyedihkan, ada bayi-bayi gagal aborsi.
Negara serta aparat penegak hukum dinilai mengaplikasikan kultur impunitas atau pembiaran, pada beragam masalah pelanggaran kebebasan beragama serta berkeyakinan di Tanah Air.
“Betapa Indah Panggilan-Mu, Tuhan!”(bdk Mzm 84:2), dalam pertemuan dengan para Pemimpin Umum Tarekat Religius di Roma pada tanggal 27-29 November 2013, Paus Fransiskus mencanangkan tahun 2015 sebagai Tahun Hidup Bakti.
Setiap tahunnya dalam masa Adven, Komisi Kerasulan Keluarga Keuskupan Agung Jakarta (KomKK-KAJ) menjadikannya sebagai Bulan Keluarga. Kini dalam Bulan Keluarga 2014, KomKK-KAJ menyediakan Bahan Pendalaman Iman Adven di Lingkungan atau Wilayah.