Pemenang Lomba LOGO KAJ Tahun Pastoral 2020 dan Filosofi Logonya

3245
Pemenang Lomba LOGO KAJ Tahun Pastoral 2020 dan Filosofi Logonya

MAKNA LOGO
“TAHUN KEADILAN SOSIAL”
PASTORAL EVANGELISASI 2020
KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA

1. Bentuk oval menjadi representasi dunia sebagai rumah bersama seluruh ciptaan dan menjadi simbol ikatan yang kuat bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Konfigurasi padi dan kapas membentuk elips menggambarkan bangsa Indonesia yang mengusahakan keadilan dan kesejahteraan. Padi dan kapas adalah simbol pangan dan sandang sebagai kebutuhan dasar setiap manusia dan syarat utama untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan sebagaimana tertuang dalam nilai-nilai Sila ke-5 Pancasila; Sila yang menjadi fokus penghayatan dan gerak bersama Gereja Keuskupan Agung Jakarta di tahun 2020.

3. Gugusan Pulau-pulau Indonesia yang berwarna kuning seperti padi merupakan gambaran bangsa Indonesia yang makmur merata.

4. Ilustrasi lima manusia yang berbeda-beda mewakili perbedaan ras, suku, agama, budaya, bahasa, dll; serta mewakili unsur-unsur, perempuan dan laki-laki, anak-anak, orang muda, orang tua, keluarga, dan mereka yang berkebutuhan khusus. Semua berjalan bersama, gotong-royong, saling membantu dan menolong agar tak ada lagi yang terpinggirkan, tidak ada lagi korban ketidak-adilan, tidak ada yang miskin-kelaparan, pengangguran, atau mereka yang tidak mengenyam pendidikan, dll.

5. Warna hijau dan biru yang menjadi alas kelima manusia adalah simbol pengharapan, hidup dan bertumbuh bersama dalam keadilan dan kesejahteraan.

6. Burung Merpati adalah tanda kehadiran Roh Kudus yang menjadi kekuatan gerak kehidupan bersama menuju masyarakat adil dan makmur.

7. Keseluruhan konfigurasi disatukan dan disempurnakan oleh tema “Tahun Keadilan Sosial” dalam bentuk tulisan di bagian atas “Amalkan Pancasila” dan tulisan bagian bawah “Kita Adil, Bangsa Sejahtera”.

Demikianlah filosofi atau makna tema “Tahun Keadilan Sosial”, Pastoral Evangelisasi 2020 Keuskupan Agung Jakarta.

Karya:

Agustinus Lesdiono

dari Paroki Thomas Rasul Bojong Indah