59299158_1333025016855282_5360256701670883328_n-1.jpg 58902320_1333015110189606_4831239523918675968_n-0.jpg

BERBAGI KASIH DALAM KATA DAN AKSI BERSAMA ROMO EKO WAHYU OSC

Pemimpin gereja Katolik Roma Paus Fransiskus pernah menyampaikan bahwa umat Katolik jangan seperti “burung beo”, hanya rajin beribadah, rajin mengikuti kegiatan kategorial, rajin memanjatkan doa. Tapi tidak melakukan melakukan perbuatan baik.

Begitu pula umat Lingkungan St.Bartolomeus, melalui sharing iman bertema” Berbagi Kasih Dalam Kata dan Aksi” ingin mengajak kita untuk mengingat kembali mengenai hukum yang paling utama, yaitu KASIH.

Ruang aula Gereja St. Kristoforus Jakarta Barat, pada tanggal 1 Mei seakan mau meledak karena suara tawa yang membahana. Dari jam 8 pagi sampai jam 2 siang para peserta dibuat tertawa lepas lewat kalimat yang diucapkan oleh Romo Constantius Eko Wahyu, OSC. Lengkap dengan ekspresi dan mimik wajah yang lucu.

Dihadiri oleh para peserta yang berasal dari sekitar 31 paroki se Jabodetabek, sharing ini menjadi penguat dan pengingat kita untuk mengalirkan berkat yang sudah kita terima dari Allah. Sudah sepatutnya kita membagikan berkat itu kepada semua orang melalui perbuatan kasih yang nyata. Agar kasih tidak hanya menjadi sebuah slogan.

Karena Tuhan Yesus pun pernah menjadi manusia dan menunjukan kasihNya kepada manusia lewat perbuatan nyata. Bukan kasih yang hanya digaungkan. Bukan kasih yang hanya disuarakan. Tetapi kasih yang diwujudkan. Karena nilai penting dari kasih bukanlah hanya lewat kata-kata.

Kasih yang keluar tidak hanya melalui perkataan namun juga aksi nyata yang sesuai, menjadi point penting wujud iman kita. Karena kesaksian iman membutuhkan tiga hal yakni kata, hati dan tangan untuk melakukan pekerjaan Tuhan.

Semoga semangat berbagi kasih lewat kata dan aksi nyata benar2 terwujud dalam langkah laku kita sehari2. Mari kita berbuat kasih, di mana pun, kapan pun, dan dalam situasi apa pun.

Liputan : Komsos