Damai bagi Suriah

130
Paus Berdoa
Damai bagi Suriah
Silahkan memberi Rating!

Krisis masih berkecamuk di Suriah. Ancaman serangan negara-negara Barat menyusul tuduhan penggunaan senjata kimia mencemaskan dunia. Paus Fransiskus, seusai doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (25/8), menyerukan agar komunitas dunia mengekang nafsunya untuk main kekerasan. “Saya berharap masyarakat internasional berkomitmen untuk membantu bangsa Suriah mencari solusi untuk mengakhiri perang,” katanya.

Seruan Paus didukung oleh sejumlah pemimpin dunia. Raja Abdullah II dari Yordania, 29/8, secara khusus terbang ke Roma untuk beraudiensi dengan Paus. Kedua pemimpin sepakat, perdamaian Suriah hanya bisa dicapai dengan dialog.

Di Paris Perancis, pekan doa bagi perdamaian Suriah digelar pada Jumat, 30/8 hingga 6/9. Sementara itu di Biara St Yakobus Qarah, Suriah, doa dan Adorasi Sakramen Mahakudus dihelat demi terciptanya Suriah damai. Biara itu ditempati oleh biarawan dan biarawati dari delapan negara, bahkan dari denominasi Kristen. “Teroris dan kelompok jihad kian banyak dan kuat. Kita pun bisa menjadi target. Kami telah memutuskan untuk tinggal dan berdoa, dengan keyakinan dan harapan,” kata pimpinan komunitas Biara St Yakobus, Pastor Daniel Maes seperti dilansir Agenzia Fides (29/8).

Selain itu, doa dan puasa dilakukan di Biara Deir Mar Musa, untuk pembebasan Pastor Paolo Dall’Oglio yang diculik sebulan lalu.
Paus hari Minggu, 1/9. mencanangkan Sabtu ( 7/9) sebagai hari puasa dan doa bagi perdamaian Suriah dan seluruh dunia. (Sumber: hidupkatolik.com)