LOMBA DEKORASI Paskah “GREEN EASTER” KAJ 2013
Silahkan memberi Rating!
Latar Belakang Pemikiran
Dalam Arah Dasar Pastoral KAJ kepedulian pada lingkungan hidup sebagai perwujudan iman umat menjadi salah satu pokok perhatian yang didorong untuk diwujudkan. Prioritas itu diambil dengan mengingat makin buruknya kondisi lingkungan hidup di Jakarta. Ada polusi air. Ada polusi tanah. Ada polusi udara.

.

Terkait dengan hal itu, GHBS (erakan Hidup Bersih dan Sehat Keuskupan Agung Jakarta) mengambil kepedulian pada sampah sebagai entry point atau pintu masuk. Artinya, sampah, yang nota bene juga menjadi masalah besar di Jakarta dan sekitarnya, dipandang sebagai salah satu penyebab penting ketiga jenis polusi di atas. Selain itu, masalah sampah juga sangat terkait dengan perilaku atau habitus masyarakat, termasuk dalam hal ini umat Katolik.

.

Karena itu, Keuskupan Agung Jakarta, ingin berpartisipasi membangun kebiasaan baru atau habitus baru sebagai bentuk kepedulian pada sampah ini. Slogan yang sering didengungkan, “Taruh Sampah, Jadikan Berkah!” adalah bagian dari upaya membentuk habitus menaruh dan memilah sampah ini. Hanya, perlu diingat, bahwa Gereja Katolik tidak berpretensi untuk mengatasi masalah sampah itu. Gereja menyadari diri sebagai bagian kecil dari masyarakat, dan karena itu harus bergandeng-tangan dengan lembaga dan elemen masyarakat lain.

.

Di lain pihak, perlu disadari bahwa upaya pembentukan habitusitu, dalam kacamata Gereja, tidak terpisah dari upaya menumbuhkan iman umat supaya bisa berbuah. Dengan kata lain, dalam terang Nota Pastoral KWI 2004 (“Keadaban Publik: Menuju Habitus Baru Bangsa”) iman akan member inspirasi  dan motivasi terbentuknya habitus, dan sebaliknya, upaya pembentukan habitus akan memperkaya iman pula.

.

Untuk mendukung kepedulian dan ‘gerak’ itu, dalam rangka Pra Paskah 2013, Gerakan Hidup Bersih dan Sehat KAJ menghimbau umat untuk juga berpantang plastik dan styrofoam, yang disingkat dengan Gerakan Pan-tik-foam, Pantang Plastik dan Styrofoam. Selain itu, panitia juga akan menawarkan kepada umat tas belanja ramah lingkungan yang bisa dipakai berkali-kali untuk mengurangi pemakaian tas ‘kresek.’

.

 Senafas dengan gerakan itu, juga untuk mendukungnya, dalam rangka Paskah 2013 ini GHBS KAJ juga mengadakan Lomba Dekorasi Paskah dengan ‘judul’ Lomba Dekorasi “Green Easter” KAJ 2013. Kata “green easter” dipakai untuk mengingatkan umat akan Gerakan Paskah Hijau (Green Easter Movement) tahun 2012 lalu. Selain itu, nafas kepedulian pada lingkungan hidup, khususnya sampah, tetap menjadi tekanan.

.

Bentuk Lomba
1.      Yang dilombakan adalah dekorasi di Gereja/Kapel dan sekitarnya selama perayaan Tri Hari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung dan Paskah)
2.      Yang dimaksud dengan dekorasi adalah segala macam sarana yang mendukung suasana dan semaraknya perayaan Paskah. (Bentuknya bebas, karena berbeda dengan Natal yang biasanya ada gua/kandang dan pohon natal, untuk Paskah tidak ada tradisi yang baku.
3.       Yang berhak mengikuti adalah Panitia Paskah paroki/stasi

.

Kriteria Penilaian (dengan urutan prioritas)
1.      Bahan dekorasi mayoritas dari bahan daur ulang, seperti kertas, plastik atau bahan bekas lain.
2.      Kreativitas dalam melibatkan sebanyak mungkin umat baik untuk mengumpulkan bahan maupun untuk membuatnya
3.      Nilai teologis yang mau disampaikan dengan dekorasi itu (yang harus disampaikan juga kepada umat secara luas), dan untuk ini kerjasama dengan pastor setempat menjadi penting.
4.      Keindahan

.

Syarat-syarat
1.      Mendaftarkan keikutsertaan melalui email kepemukat@dnet.net.id dan di-cc ke pemukat@gmail.com, paling lambat masuk ke inbox panitia Minggu 17 Februari 2013
2.      Mengirimkan 7-10 foto yang bisa menampilkan seluruh proses pembuatannya dan hasilnya
3.      Melampirkan tulisan kronologi dan ‘kisah’ pembuatan dekorasi itu secara singkat (tetapi jelas)
4.      Melampirkan pengumuman kepada umat untuk menghimbau keterlibatannya
5.      Melampirkan tulisan atau transkrip kotbah pastor terkait dengan gerakan dekorasi ‘green easter’ di paroki
6.      Semua dikirim melalui email ke email panitia:pemukat@gmail.comalbi234@yahoo.co.uk,andang@provindo.org’ ysubagyo@dnet.net.id) paling lambat masuk ke inbox panitia 7 April 2013

.

Ketentuan Lain
1.      Juara 1 akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 7.500.000,-, trophy uskup dan sertifikat
2.      Juara 2 akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 5.000.000,-, trophy uskup dan sertifikat
3.      Juara 3 akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 2.500.000,-, trophy uskup dan sertifikat
4.      Juara-juara harapan akan mendapatkan sertifikat
5.      Pengumuman lomba akan dilakukan pada waktu misa akbar Pentakosta 19 Mei 2013 (tempat dan waktu akan disampaikan kemudian, dan peserta yang masuk nominasi 10 besar akan mendapatkan undangan)
6.      Keputusan juri idak bisa diganggu-gugat

.

Demikianlah informasi kami bagi seluruh panitia Paskah paroki/stasi di Keuskupan Agung Jakarta. Semoga lomba ini bisa menambah semangat umat dalam menumbuhkan iman, khususnya semangat kebangkitan Tuhan, dalam menyelamatkan bumi seisinya.

.

Jakarta, 1 Februari 2013

.

Al. Andang L. Binawan, SJ
Koordinator GHBS KAJ/Panitia