Vatikan Kutuk Film “Innocence of Muslims” dan Segala Efek Negatif yang ditimbulkan akibat Film tersebut
Silahkan memberi Rating!

 

Penghormatan mendalam bagi keyakinan, teks dan simbol dari berbagai agama merupakan prasyarat penting untuk hidup berdampingan secara damai masyarakat.

Vatikan mengutuk pembuat dan penyebar Film “Innocence of Muslims”, yang berujung pada kematian Duta Besar Amerika Serikat untuk Libya, Christopher Stevens, di Benghazi. Vatikan mengutuk “provokasi anti-Muslim” dan “kekerasan yang tidak dapat diterima” yang bermula dari pembuatan film berjudul “Innocence Muslim” dan mengakibatkan penyerangan kantor diplomatik AS di Libya dan Mesir serta mengakibatkan tewasnya para pejabat diplomatik AS.

juru bicara Vatikan, Federico LombardiJuru bicara Vatikan Federico Lombardi dalam satu pernyataan pada Rabu ini sangat menyayangkan adanya provokasi yang tidak bertanggungjawab atas pembuatan film yang menyinggung umat Islam tersebut. Seperti diberitakan Jaringnews.com sebelumnya, film tersebut sangat melecehkan umat Islam dan Nabi Muhammad.

“Reaksi yang berlebihan kadang diakhiri dengan ketragisan yang pada gilirannya akan terpeliharanya ketegangan dan kebencian. Tapi pada dasarnya, kekerasan tidak dapat diterima,” tegasnya.

“Penghormatan mendalam bagi keyakinan, teks dan simbol dari berbagai agama merupakan prasyarat penting untuk hidup berdampingan secara damai masyarakat,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Lombardi juga menyebut bahwa dalam kunjungan tiga hari Paus Benediktus XVI ke Lebanon mulai Jumat mendatang akan disampaikan pesan damai untuk seluruh umat beragama.

Kehadiran film kontroversial “Innocence of Muslim” telah mengundang kemarahan umat Muslim di Libya dan Kairo. Umat Muslim di kedua negara tersebut menyerang kontor diplomatik AS di Kairo dan Libya. Akibatnya, 4 pejabat kedutaan termasuk Duta Besar John Christopher Stevens dinyatakan tewas dalam serangan ini. (JaringNews.com)