Paus Benediktus XVI Kumandangkan Pesan Perdamaian di Lebanon : “Hizbullah mengucapkan selamat datang kepada Paus di tanah perlawanan”
Silahkan memberi Rating!
Paus di Lebanon 2012
VATIKAN CITY, Jaringnews.com – Pemimpin umat Katolik sedunia Paus Benediktus XVI akan memulai kunjungan tiga harinya ke Beirut, Lebanon pada Jumat ini, 14/9. Pada kunjungan ini paus sangat diharapkan oleh berbagai kalangan untuk menekan dunia internasional terkait perang saudara di Suriah. Kunjungan kali ini dinilai berbagai kalangan penuh tantangan baru.Konflik di Suriah telah menyebabkan Lebanon dan komunitas Katolik yang tinggal di perbatasan merasa terancam. Seperti diberitakan Jaringnews.com sebelumnya, umat Katolik di perbatasan ini sering menjadi sasaran serangan. Apalagi diketahui, Suriah hanya berjarak sekitar 50 km dari Beirut di Lebanon.Krisis Suriah meningkatkan ketegangan antara kelompok Sunni Lebanon yang secara umum mendukung kelompok pemberontak Suriah, sementara kelompok Syiah Lebanon mendukung rezim Assad yang didukung sekte minoritas Alawi.Konflik di Suriah yang telah mempengaruhi Lebanon ini dikhawatirkan dapat meletupkan kembali perang sipil di Lebanon seperti yang terjadi pada masa diantara 1975 sampai 1990.Selain membawa perdamaian untuk Suriah, Paus Benediktus XVI dipastikan akan mengeluarkan statemen terkait film “Innocence og Muslims” yang telah menggembarkan dunia dan menewaskan para pejabat diplomatik AS di Libya. Seperti diketahui, film itu dinilai menghina umat Islam dan melecehkan Nabi Muhammad serta secara tidak langsung menciderai hubungan antar umat beragama.

Pada kesempatan kunjungan ke Lebanon ini Paus Benediktus akan bertemu dengan 13 juta umat Katolik yang ada di Lebanon dan negara-negara Timur Tengah lainnya. 13 juta umat ini jauh lebih kecil dari jumlah sebelumnya. Seperti diketahui, banyak umat Katolik di Timur Tengah meninggalkan wilayah ini karena alasan keamanan, akibat situasi politik yang tidak stabil dan diskriminasi.

Sejumlah laporan menyebutkan, kini jumlah komunitas Katolik di kawasan Timur Tengah mencapai sekitar 5 persen, jauh dibawah angka 20 persen saat mereka mendiami wilayah itu di masa lalu.

Di tengah hiruk-pikuk kunjungan ini, ada fenomena yang menarik. Kelompok Hizbullah Lebanon memasang baliho yang berisi pesan dalam bahasa Arab dan Perancis: “Hizbullah mengucapkan selamat datang kepada Paus di tanah perlawanan”.

Johanes Sutanto
Jaringnews.com