Home AGENDA Siapa Berani Jadi Imam Projo KAJ?

Siapa Berani Jadi Imam Projo KAJ?

497

“Keuskupan tanpa Imam Diosesan bagaikan macan ompong”

– Mgr. Leo Soekoto –

Setiap tahunnya jumlah umat di Keuskupan Agung Jakarta semakin bertambah. Pada saat ini KAJ telah memiliki 66 paroki yang akan bertambah demi pelayanan umat yang lebih baik. Tentu saja dengan pertumbuhan umat KAJ tersebut sepatutnya diiringi jumlah imam diosesan yang melayani.

Imam Diosesan KAJ atau imam Projo KAJ adalah imam yang melalui tahbisannya mengabdikan diri seumur hidup pada uskup dan Keuskupan Agung Jakarta. Keuskupan dapat dikatakan mandiri apabila memiliki jumlah imam diosesan yang banyak. Imam diosesan tidak hanya diberikan kepercayaan untuk menjadi gembala umat di paroki-paroki, tetapi juga memegang tanggung jawab dalam komisi-komisi, karya kategorial, pembinaan calon imam, dan misionaris domestik.

“Siapa berani jadi imam Projo KAJ?” Mungkin di antara kita,  yang telah mendapatkan pekerjaan yang mapan dan menempuh pendidikan yang cemerlang, sudah sepatutnya tidak menutup mata dengan kenyataan dan kebutuhan umat KAJ dewasa kini.

Sudah sepatutnya kita bertanya dalam diri: Apakah Tuhan memanggilku untuk menjadi imam? Apakah aku, yang telah menjadi bagian dari umat KAJ dan melihat pertumbuhannya, terpanggil untuk bergabung dalam persaudaraan imam diosesan KAJ dengan menyerahkan hidup seluruhnya pada keuskupan kita yang tercinta ini?

Seminari Tinggi St. Yohanes Paulus II, KAJ, ingin menjadi teman seperjalanan bagi kaum muda dalam mencari jawaban atas panggilan Tuhan sekaligus mengajak mereka yang ingin bergabung menjadi calon imam diosesan (imam Projo) Keuskupan Agung Jakarta.

Kami mengundang mereka yang ingin merenungkan panggilan Tuhan atas hidupnya untuk mengikuti:

REKOLEKSI PANGGILAN CALON IMAM DIOSESAN KAJ,

PADA HARI SABTU S.D. SENIN, 22-24 APRIL 2017

DI PUSAT PASTORAL SAMADI, KLENDER, JAKARTA TIMUR.

Harapannya, setelah mengikuti rekoleksi panggilan ini para peserta mengenali panggilan Tuhan dalam hidupnya, baik sebagai seorang awam maupun panggilan imamat, maupun merenungkan pertanyaan “Apakah aku dipanggil untuk menjadi Imam diosesan KAJ?”.

Syarat: Pria Katolik, lajang, Mahasiswa Tingkat Akhir atau Karyawan, dan berumur maksimal 35 tahun.

Informasi dan Pendaftaran, HUBUNGI: Tim Animasi Panggilan Seminari Tinggi St. Yohanes Paulus II, KAJ

0858 6468 9153, 0813 8196 9947, (021) 420 3374.

“JANGAN TAKUT!”

-St. Yohanes Paulus II-

Teman Seperjalananmu: Seminari Tinggi St. Yohanes Paulus II, KAJ https://www.youtube.com/watch?v=gHMf0eids2o

SHARE